Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

BMKG Sebut Pusat Gempa Sukabumi Berada Di Laut. Inilah 12 Wilayah yang Terdampak

Hilmy Hidayana • Rabu, 23 April 2025 | 22:57 WIB
Sukabumi diguncang gempa 5,6 magnitudo yang dirasakan masyarakat di 12 wilayah ini.
Sukabumi diguncang gempa 5,6 magnitudo yang dirasakan masyarakat di 12 wilayah ini.

 

Jawa Pos Radar Mojokerto - Gempa bumi tektonik telah terjadi di Kabupaten Sukabumi pada Selasa (22/04/2025) pukul 17:14 dengan keterangan tidak ada gempa susulan hingga malam hari. 

 

Guncangan gempa yang mencapai 5,6 magnitudo itu membuat sebagian warga sudah berhamburan keluar rumah karena getarannya yang cukup lama.

 

Hal tersebut dapat memicu kekhawatiran masyarakat dikarenakan Kabupaten Sukabumi berada di pesisir pantai yang memiliki potensi tsunami.

 

Meskipun BMKG juga mencatat bahwa pusat gempa terjadi di laut, namun dipastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

 

Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa bumi di Sukabumi termasuk gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas penyesaran dasar laut.

 

Dalam catatan BMKG, pusat gempa tersebut berada di 143 kilometer arah selatan Kota Palabuhanratu, Jawa Barat dengan kedalaman 10 kilometer.

 

Baca Juga: Bagi Umat Muslim, Bacalah Doa Ini Jika Terjadi Gempa Bumi dan Tsunami sebagai Ikhtiar Meminta Perlindungan

Oleh karenanya, Kota Palabuhanratu memang masuk ke dalam daftar wilayah yang terdampak dari guncangan gempa bumi 5,6 magnitudo itu.

 

Hal tersebut divalidasi langsung oleh Daryono mengenai daerah-daerah yang juga merasakan getaran gempa bumi di Sukabumi.

 

“Guncangan dirasakan cukup kuat di Tegalbuleud dengan intensitas III—IV MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, bahkan menyebabkan gerabah pecah dan jendela berderik,” ujar Daryono.

 

Selain di Tegalbeuld, melalui laman resminya, BMKG juga mencatat daerah-daerah lain di sekitar pusat gempa yang juga merasakan getaran, namun dengan skala intensitas yang berbeda-beda.

 

Untuk skala intensitas II dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Cihanjuang, Citeko, Cisarua, Palabuhanratu, dan Kota Bandung.

 

Kemudian masyarakat yang merasakan dengan skala II—III dirasakan oleh warga yang hidup di Sukabumi, Cidolog, Cidadap, dan Cianjur.

 

 

 

Sedangkan dengan skala intensitas III telah dirasakan masyarakat yang tinggal di Nagrak dan Garut.

 

Dan wilayah yang merasakan skala III–IV hanya dialami oleh masyarakat Tegalbuleud.







Editor : Imron Arlado
#gempa bumi #cianjur #laut #palabuhanratu #magnitudo #bandung #garut #cisarua #jawa barat #daryono #sukabumi #BMKG