JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Hari raya Idul Fitri senantiasa menjadi momen istimewa yang dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Selain sebagai ajang silaturahmi serta berkumpul bersama keluarga, lebaran juga tidak terpisahkan dengan beberapa kudapan khas yang menggugah selera.
Bermacam makanan khas Lebaran ini bukan hanya sekedar sajian, namun juga mempunyai makna filosofis serta sejarah yang erat dengan budaya Indonesia.
Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan untuk mengonsumsi makanan terlebih dahulu. Hal ini adalah sunnah Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan untuk memulai hari kemenangan dengan menikmati kudapan ringan.
Berikut ini makanan khas yang senantiasa hadir ketika Lebaran:
Makanan utama khas Lebaran
- Ketupat dan opor ayam
Merayakan hari kemenangan terasa kurang lengkap tanpa kehadiran ketupat dan opor ayam. Makanan ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tradisi Idul Fitri dari zaman Sunan Kalijaga pada abad ke-15.
Dimana ketupat melambangkan arti “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan, yang berdasarkan semangat Idul Fitri untuk saling memaafkan. Dicampurkan dengan opor ayam yang mengandung banyak santan dan rempah, hidangan ini banyak disukai oleh keluarga Indonesia.
- Sambal goreng ati
Untuk pelengkap opor ayam, sambal goreng ati ini menjadi sajian wajib di meja makan ketika Lebaran. Sajian ini terdiri dari kentang dan hati sapi yang digoreng, kemudian dimasak dengan menggunakan bumbu sambal pedas. Gabungan rasa pedas dan gurih dari santan opor ayam menghasilkan keseimbangan cita rasa yang sempurna.
- Rendang daging
Bukan hanya terkenal di hari biasa, rending juga menjadi hidangan yang populer ketika Lebaran. Sajian khas Minang ini dimasak dalam waktu lama dengan beragam rempah-rempah, maka menciptakan rasa yang kaya serta tekstur daging yang empuk. Rending bukan hanya nikmat dikonsumsi dengan ketupat, namun juga menjadi lambing kemewahan dalam tradisi kuliner Nusantara.
- Sayur lodeh
Untuk tambahan sajian utama, sayur lodeh sering dihidangkan bersama ketupat. Kuah santan yang gurih dengan isian diantaranya ada nangka muda, labu siam, kacang panjang, serta terong menghasilkan rasa yang khas. Sajian ini sering dihubungkan dengan filosofi kesederhanaan serta kebersamaan dalam menikmati makanan bersama keluarga.
Berikut kue kering khas Lebaran:
- Kastengel
Kastengel adalah kue kering yang harus ada di tiap rumah ketika Lebaran. Terbuat dari campuran tepung terigu, telur, margarin, serta keju parut, kue ini mempunyai tekstur renyah dengan rasa gurih keju yang khas. Wujudnya yang kecil serta lonjong memudahkan untuk dikonsumsi sebagai cemilan ketika berkumpul bersama keluarga.
- Putri salju
Bentukannya yang dikenal seperti menyerupai bulan sabit serta taburan gula halus seperti salju, kue putri salju mempunyai rasa manis dan tekstur yang lembut di mulut. Terbuat dari tepung, margarin, telur, serta kacang almond, kue ini menjadi kesukaan untuk pecinta kue kering ketika Idul Fitri.
- Nastar
Kue ini memiliki bentuk bulat kecil dengan isian selai nanas yang manis serta sedikit asam. Mempunyai tekstur yang lembut dengan lapisan luar yang mengkilap membuatnya terlihat menggoda. Kue ini menjadi salah satu ikon kue kering khas Lebaran yang senantiasa dinantikan.
- Berbagai macam kacang-kacangan
Bukan hanya ada kue kering, beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang bawang, kacang mete, serta kacang tanah goreng pun sering dihidangkan sebagai kudapan Lebaran. Kacang-kacangan ini menciptakan sensasi renyah serta gurih yang cocok untuk dikonsumsi bersama teh atau kopi. ADINDA
Editor : Imron Arlado