Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh lintas agama dan pemuda dari berbagai komunitas dari Mojokerto dan sekitarnya.
Khoilulloh kordinator jaringan Gus Durian Mojokerto mengatakan, ada kurang lebih sembilan puluh paket sembako dan uang santunan yang disediakan dalam acara sosial yang dikemas buka bersama kemarin.
Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara bakti sosial. Di antaranya adalah Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah (STTIAA) Trawas Mojokerto dan Gereja Bethel Tabernakel (GBT).
Ivan Setiawan Moher pengurus Gereja Bethel Tabernakel (GBT) mengatakan, acara ini merupakan wujud kebersamaan dan merajut kebangsaan.
"Kita ini berbeda agama, berbeda suku tetapi satu dalam kemanusiaan. Kita jalin kerukunan dan kebersamaan dalam satu wadah Indonesia," ungkapnya.
Acara berlangsung gayeng menjelang waktu buka puluhan anak yatim diajak nonton film bersama. Lalu disuguhi beberapa penampilan dari kelompok musik gereja.
Setelah itu, puluhan anak yatim mendapatkan bingkisan dan uang tunai dan ditutup doa bersama lintas agama serta buka bersama. (fan/fen)
Editor : Fendy Hermansyah