Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkot Mojokerto Pastikan Minyakita Sesuai Takaran, Diobral di Bawah HET lewat Operasi Pasar 

Rizal Amrulloh • Rabu, 19 Maret 2025 | 00:03 WIB

SESUAI TAKARAN: Wawali Rachman Sidharta Arisandi dan forkopimda menyatakan Minyakita milik CV Mega Setia kemasan botol 1 liter dan PT Megasurya Mas kemasan bantal 1 liter sesuai takaran, Selasa (18/3.
SESUAI TAKARAN: Wawali Rachman Sidharta Arisandi dan forkopimda menyatakan Minyakita milik CV Mega Setia kemasan botol 1 liter dan PT Megasurya Mas kemasan bantal 1 liter sesuai takaran, Selasa (18/3.
KOTA - Masyarakat tak perlu khawatir untuk membeli minyak goreng kemasan Minyakita. Pemkot Mojokerto telah memastikan bahwa produk yang beredar di pasaran telah sesuai dengan ukuran yang tercantum pada keterangan label. 

Hal itu dibuktikan dengan uji ukur yang dilaksanakan Wakil Wali (Wawali) Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi bersama jajaran forkopimda dan dinas terkait satgas pangan serta badan metrologi daerah pada giat operasi pasar dan inspeksi mendadadak (sidak) harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok jelang Lebaran di Pasar Tanjung Anyar, Selasa (18/3).

Dari dua sampel produk Minyakita yang dilakukan pengecekan, masing-masing menunjukkan ukuran volume yang sesuai yakni 1 liter.

"Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan takaran, baik yang kemasan botol maupun yang kemasan bantal," tegas Wawali Kota Mojokerto saat sidak pagi tadi. 

Sosok yang akrab disapa Cak Sandi ini mengungkapkan, sejak kemarin Pemkot Mojokerto telah menggelar operasi pasar khusus minyak goreng di Pasar Tanjung Anyar yang berlangsung hingga hari ini.

Dalam pasar murah tersebut, Diskopukmperindag Kota Mojokerto menggandeng perusahaan terpercaya untuk menyuplai Minyakita. 

Dengan hasil uji ukur itu, maka tidak benar bahwa isu yang beredar bahwa minyakita volumenya kurang dari 1 liter. "Karena takarannya sesuai, bahkan tadi ada yang lebih dari 1 liter takarannya," tandasnya. 

Selain menjamin kepastian ukuran, Cak Sandi juga berharap melalui operasi pasar yang digelar selama dua hari ini bisa memudahkan masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau. Karena produk Minyakita hanya dijual dengan harga Rp 14.700 per liter. 

Banderol tersebut jauh di bawah dari harga pasar. Bahkan lebih rendah dibanding harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter. 

Dalam rangka untuk stabilisasi harga, Cak Sandi menyatakan Pemkot Mojokerto akan terus menggelar operasi pasar secara berkala. Sebelumnya, pasar murah telah dilaksanakan selama tiga hari di Pasar Rakyat Ketidur.

Selanjutnya, giat serupa akan kembali dilaksanakan di kantor Kejari Kota Mojokerto besok. Bahkan, pasar murah juga dilaksanakan secara rutin di Pracangan TPID setiap Hari Rabu sepanjang tahun.

"Artinya kita selalu berembuk untuk menjamin kecukupan pangan di masyarakat. Insyaallah operasi pasar murah akan kita laksanakan terus," papar dia. 

Sementara dari hasil sidak harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tanjung Anyar juga masih terpantau stabil. Cak Sandi menyebut, belum tampak pergerakan kenaikan harga yang signifikan terhadap sejumlah komoditas pangan.

"Hanya tomat yang lumayan (naik). Dari Rp 7 ribu ke Rp 12 ribu. Sementara yang lain seperti daging ayam harganya justru menurun," ulasnya. 

Dari sebelumnya Rp 33 ribu per kilogram (kg), daging ayam kini melandai pada harga Rp 32 ribu per kg. Sementara komoditas pangan dan bumbu dapur lainnya masih stabil dalam sepekan terakhir.

Antara lain daging sapi murni yang tetap tak bergerak di harga Rp 130 ribu per kg, telur ayam ras Rp 27 ribu per kg, beras medium Rp 12.500 per kg, bawang merah Rp 42 ribu per kg, bawang putih Rp 40 ribu per kg, dan cabai rawit yang bertahan di harga Rp 80 ribu per kg.

"Untuk stok beras di Bulog aman sampai Lebaran, bahkan sampai enam bulan ke depan dan harganya juga masih stabil," pungkasnya. (ram/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#goreng #pemkot #minyakita #minyak #mojokerto