JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Dunia film horor Indonesia kini mulai kreatif dalam mengolah karyanya, salah satunya adalah keunikan dalam film Pernikahan Arwah ( The Butterfly House ) yang merupakan film horor pertama di Indonesia yang menyuguhkan budaya Tionghoa serta mengangkat tradisi pernikahan arwah.
Film Pernikahan Arwah ( The Butterfly House ) disutradarai oleh Paul Agusta dan penulis naskahnya adalah Ario Sasongko dan dibantu oleh Aldo Swastia.
Dalam menulis film in, Ario dan Aldo sampai meneliti dan mempelajari tentang budaya Tionghoa. Sang produser, Paul, juga sampai menggaet konsultan agar dapat memberikan atmosfer dalam film yang khas.
Film ini dibintangi oleh artis-artis ternama, seperti Organ Oey, Zulfa Maharani, Jourdy Pranata, Brigitta Cynthia, dan Puty Sjahrul ini akan menjadi daya tarik dalam film Pernikahan Arwah.
Daripada penasaran, inilah sinopsis dari film Pernikahan Arwah (The Butterfly House).
Sinopsis Pernikahan Arwah ( The Butterfly House )
Film Pernikahan Arwah ( The Butterfly House ) merupakan kisah sepasang calon pengantin yang hendak menikah. Mereka bernama Salim (diperankan Morgan Oey) dan Tasya (diperankan Zulfa Maharani).
Mereka tengah mempersiapkan untuk foto prewedding, namun saat hendak melaksanakan sesi foto prewedding, bibi Salim yang merupakan satu-satunya anggota keluarga yang ia miliki kini telah meninggal dunia.
Hal tersebut mengharuskan Salim mengurus pemakaman bibinya. Salim pun berniat mengajak Tasya untuk melakukan foto prewedding di rumahnya sekaligus mengurus pemakaman bibinya. Namun, karena meninggalnya sang bibi, Salim harus melanjutkan ritual keluarganya.
Ritual yang harus dijalankan oleh Salim adalah membakar dupa setiap hari di sebuah altar yang misterius, jika tidak melakukannya nyawa Salim akan terancam.
Tapi siapa sangka jika kehadiran Tasya dan Salim saat melakukan foto prewedding di rumah itu membuat arwah leluhur Salim yang dulunya meninggal saat masa pendudukan Jepang merasa terganggu. Ketika arwah itu muncul, arwah tersebut meneror dan mengganggu Salim dan Tasya.
Karena merasa risih diganggu terus-menerus, Tasya pun berinisiatif untuk mengungkap misteri tentang masa lalu keluarga Salim. Perilaku Tasya bertujuan agar arwah tersebut dapat tenang di alamnya, serta calon suaminya dapat terbebas dari ritual yang harus dilakukan.
Tasya dan Salim ingin cepat-cepat menguak misteri dari keluarga Salim agar dapat terbebas dan bisa pergi dari rumah tersebut. Namun, satu-satunya cara yang harus dilakukan yaitu melakukan pernikahan arwah.
Daftar Pemain Pernikahan Arwah (The Butterfly House)
Morgan Oey berperan sebagai Salim
- Zulfa Maharani berperan sebagai Tasya
- Brigitta Cynthia berperan sebagai Mei Hwa
- Jourdy Pranata berperan sebagai Febri
- Puty Sjahrul berperan sebagai Arin
- Alam Setiawan berperan sebagai Bhanu
- Verdi Solaiman sebagai Koh Chung-Chung
- Ama Gerald sebagai Harja
- Bernadette Bonita berperan sebagai Wen Ling
Jadwal Tayang Pernikahan Arwah (The Butterfly House)
Film yang diproduksi oleh Entelekey Media Indonesia ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada tanggal 27 Februari 2025 mendatang.
Tak hanya itu, rencananya film Pernikahan Arwah ( The Butterfly House ) juga akan ditayangkan di beberapa negara Asia, seperti Malaysia, Kamboja, Brunei Darussalam, Laos, Vietnam dan Filipina.
Direktur Utama Entelekey Media Indonesia, juga telah memberitahu tentang penayangan selain di Indonesia ini.
“Kemungkinan satu minggu sampai dua minggu setelah ditayangkan di Indonesia,” ungkap Patricia Gunadi, Direktur Utama Entelekey Media Indonesia.
RENO
Editor : Imron Arlado