JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikbud Saintek) Kembali membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025.
Program ini bertujuan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tanpa hambatan finansial.
Program KIP Kuliah memberikan bantuan berupa pembayaran uang kuliah penuh serta uang saku bulanan bagi mahasiswa yang lolos seleksi. Agar dapat lolos sebagai penerima, calon mahasiswa harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.
Program ini resmi diluncurkan oleh Kemendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro pada tanggal 4 Februari 2025 melalui webinar yang dilakukan secara live di akun Youtube Kemendikti Saintek.
Dikutip dari laman indonesia.go, pemerintah mengalokasikan anggaran hingga Rp 14,69 triliun dengan jumlah target penerima KIP Kuliah 2025 yang meningkat dari sebelumnya hingga 1.040.192 penerima.
Baca Juga: Putri Yusuf Mansur Diserang Netizen! Abaikan 90 Ribu Anggota, Wirda Mansur Dikuliti Warganet
Jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2025
Pendaftaran KIP Kuliah resmi dibukaa pada Februari dengan rincian sebagai berikut:
- Pendaftaran akun siswa KIP-Kuliah: 04 Februari – 31 Oktober 2025
- Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP): 04 Februari – 18 Februari 2025
- UTBK-SNBT: 11 Maret 2025-27 Maret 2025
Jadwal tersebut mengikuti jadwal proses penerimaan calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang akan diumumkan pada 18 Maret 2025 dan 28 Mei 2025 mendatang. Selanjutnya, proses seleksi dan penentuan penerima KIP Kuliah bagi mahasiswa yang telah mendaftar dijadwalkan pada 1 Juli hingga 31 Oktober 2025.
Syarat pendaftaran KIP Kuliah 2025
- Status siswa
Calon penerima merupakan siswa SMA, SMK, MA, atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya. Siswa tersebut harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
Baca Juga: Sindiran Pedas Ahmad Dhani, Jika Pencipta Lagu Dapat Nol, Dimana Letak Serakahnya?
- Keterbatasan ekonomi
Calon penerima berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, yang dibuktikan dengan dokumen berikut:
- Kartu Indonesia Pintar (KIP)
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial
- Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh pemerintah daerah
- Potensi akademik
Calon penerima memiliki potensi akademik yang baik, dibuktikan dengan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada program studi dengan akreditasi A atau B. Dalam situasi tertentu, program studi dengan akreditasi C juga dapat dipertimbangkan.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain
Calon penerima tidak sedang menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.
Panduan pendaftaran KIP Kuliah 2025
- Pembuatan akun
- Buka situs resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
- Masukkan data pribadi seperti NIK, NISN, NPSN, dan Alamat email yang aktif
- Setelah verifikasi berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email pendaftar
- Pendaftaran
- Login ke portal KIP Kuliah menggunakan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses
- Lengkapi semua data sesuai dengan formulir yang tersedia
- Unggah dokumen pendukung, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
- Pemilihan jalur seleksi
- Pilih jenis seleksi yang akan diikuti, seperti SNBP, SNBT, atau jalur mandiri
- Pastikan mendaftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum seleksi perguruan tinggi
- Seleksi dan verifikasi
- Ikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi sesuai dengan jalur yang dipilih
- Setelah diterima, perguruan tinggi akan melakukan verifikasi terhadap data dan dokumen yang telah dikirimkan
- Penetapan penerima
Setelah verifikasi selesai, calon mahasiswa akan menerima informasi tentang status penerimaan KIP Kuliah dan berhak mendapatkan pembebasan biaya pendidikan serta bantuan biaya hidup sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Besaran bantuan KIP Kuliah 2025
Bantuan KIP Kuliah mencakup biaya pendidikan tiap semester dan bantuan biaya hidup. Dikutip dari Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, berikut adalah besaran KIP Kuliah.
- Biaya hidup
Bantuan biaya hidup per bulan diberikan pada mahasiswa berdasarkan 5 klaster wilayah, yaitu Rp800.000, Rp950.000, Rp1.000.000, Rp1.250.000, dan Rp1.400.000 yang mengacu hasil survey Badan Pusat Statistik.
Bantuan biaya hidup tersebut nantinya akan langsung ditransfer ke rekening mahasiswa penerima.
Bantuan tersebut digunakan mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan selama kuliah dan pihak perguruan tinggi tidak diperkenankan untuk memanfaatkan biaya tersebut sebagai biaya apapun.
- Biaya Pendidikan
Biaya pendidikan per semester diusulkan Perguruan Tinggi kepada Puslatdik berdasarkan rataan besaran biaya pendidikan mahasiswa non-KIP Kuliah di masing-masing Program Studi pada tahun akademik yang sama atau satu tahun sebelumnya.
- Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau Internasional maksimal Rp8.000.000 dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp12.000.000
- Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp4.000.000
- Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp2.400.000
Baca Juga: Putri Yusuf Mansur Diserang Netizen! Abaikan 90 Ribu Anggota, Wirda Mansur Dikuliti Warganet
Tips lolos KIP Kuliah
Agar dapat menjadi penerima KIP Kuliah 2025, calon mahasiswa harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan serta mengikuti proses pendaftaran dengan benar. Berikut beberapa tips yang bisa membantu meningkatkan peluang lolos seleksi KIP Kuliah:
- Pastikan memenuhi kriteria penerima KIP Kuliah
Sebelum mendaftar, pastikan kamu benar-benar memenuhi syarat utama sebagai penerima KIP Kuliah, yaitu berasal dari keluarga kurang mampu. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan beberapa dokumen, seperti KIP, KKS, serta SKTM, atau penghasilan orang tua tidak melebihi batas yang ditentukan.
- Lengkapi dokumen persyaratan dengan benar
Siapkan semua dokumen pendaftaran KIP Kuliah secara teliti. Selain itu pastikan bahwa NIK, NISN, dan NPSN telah terdaftar. Berkas pendukung lain seperti Curriculum Vitae, foto rumah asli, dan prestasi yang pernah diraih juga memiliki nilai tambah.
- Pengisian data yang benar
Saat melakukan pendaftaran, pengisian biodata harus sesuai dengan kondisi pendaftar saat itu. Hal ini nantinya akan berkaitan dengan sesi wawancara dan seleksi administrasi.
- Pilih Perguruan Tinggi dengan kuota KIP Kuliah yang tinggi
Tidak semua perguruan tinggi menerima mahasiswa KIP Kuliah dengan jumlah yang banyak. Oleh karena itu, sebelum mendaftar, cek terlebih dahulu apakah kampus dan jurusan yang kamu pilih menerima mahasiswa dengan program KIP Kuliah.
- Persiapkan diri untuk tes wawancara
Pada beberapa perguruan tinggi, penerima KIP Kuliah harus melalui tes wawancara sebagai bagian dari proses seleksi.
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi tes wawancara, antara lain memahami dengan benar alasan mengajukan KIP Kuliah, tunjukkaan motivasi dan komitmen kuliah, serta yang terpenting adalah persiapkan diri agar lebih percaya diri dan berlatih menjawab pertanyaan secara jelas, tenang, dan tepat.
Baca Juga: Sindiran Pedas Ahmad Dhani, Jika Pencipta Lagu Dapat Nol, Dimana Letak Serakahnya?
20 PTN penerima KIP Kuliah terbanyak
Berdasarkan data yang diperloleh dari akun Instagram snpmb_id, berikut adalah daftar 20 PTN dengan penerima KIP Kuliah terbanyak tahun 2024.
- Universitas Negeri Surabaya: 41.925 mahasiswa
- Universitas Negeri Padang: 28.993 mahasiswa
- Universitas Negeri Medan: 21.051 mahasiswa
- Universitas Negeri Makassar: 20.556 mahasiswa
- Universitas Lampung: 19.103 mahasiswa
- Universitas Nusa Cendana: 15.447 mahasiswa
- Universitas Tadulako: 15.399 mahasiswa
- Universitas Hasanuddin: 10.199 mahasiswa
- Universitas Negeri Gorontalo: 9.324 mahasiswa
- Universitas Jember: 7.084 mahasiswa
- Universitas Pendidikan Indonesia: 1.741 mahasiswa
- Universitas Haluoleo: 1.706 mahasiswa
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa: 1.553 mahasiswa
- Universitas Mataram: 1.530 mahasiswa
- Universitas Negeri Malang: 1.516 mahasiswa
- Universitas Siliwangi:1.435 mahasiswa
- Universitas Sriwijaya: 1.401 mahasiswa
- Universitas Syiah Kuala: 1.384 mahasiswa
- Universitas Jambi: 1.371 mahasiswa
- Universitas Trunojoyo Madura: 1.339 mahasiswa
Data tersebut dapat menjadi gambaran bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar KIP Kuliah dengan memepertimbangkan kuota penerimaan dengan universitas yang ingin dituju.
Baca Juga: Ahmad Dhani Mengaku Dapat Royalti Rp 50 Juta Tiap Bulan dari Ari Lasso, Simak Penjelasannya di Sini
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. NESTY
Editor : Imron Arlado