KOTA - Jenazah Alfian Aditya Pratama salah satu siswa yang menjadi korban tenggelam di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tiba di rumah duka di Gang Flamboyan, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (28/1) malam.
Pelajar SMPN 7 Mojokerto ini langsung dikebumikan di pemakaman umum setempat.
Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro usai bertakziah mengatakan, selain mendiang Alfian, dua jenazah siswa korban meninggal lainnya juga telah tiba di rumah duka dan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.
Masing-masing adalah Malvein Yusuf Adh Dhuqa asal Kelurahan Kedundung, Kota Mojokerto serta Bayhaki Faqtyansah asal Desa Mlirip, Kabupaten Mojokerto.
"Alhmdulillah ketiga korban laka laut yang meninggal dunia sudah tiba di Kota Mojokerto dan masing-masing pihak keluarga sudah langsung memakamkan jenazahnya,” ungkap Ali Kuncoro.
Kedatangan jenazah disambut haru oleh keluarga, kerabat, dan warga sekitar. Alfian menghembuskan napas terakhir setelah terseret ombak di Pantai Drini bersama 13 temannya, Selasa (28/1) pagi.
Dari insiden tersebut, 9 siswa berhasil diselamatkan. Sedangkan 3 siswa ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Hingga tadi malam, ungkap Ali Kuncoro, satu korban masih dalam proses pencarian.
"Besok kita akan cek proses pencarian satu siswa yang belum ketemu sampai dengan hari ini," ulasnya.
Selain itu, dari 9 siswa yang selamat, 2 di antaranya juga belum bisa dipulangkan karena masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
"Yang satu sudah sadar dan bisa diajak komunikasi, yang satu lagi dalam kondisi belum sadar," ujarnya. (ram)
Editor : Fendy Hermansyah