PACET - Tembok bangunan rumah di Desa Cembor, Kecamatan Pacet, ambruk menimpa rumah di sampingnya, Kamis (24/1) sore.
Tiga penghuni rumah mengalami patah tulang dan cidera kepala usai terkena reruntuhan. Insiden ini diduga karena tembok rumah yang sudah lama tak dihuni mengalami rapuh.
Informasi yang dihimpun rumah yang ambruk merupakan milik Rahayu, warga Surabaya. Bangunan ini sudah lama tak dihuni dan tinggal menyisakan tembok keliling tanpa atap.
"Rumah yang roboh posisinya lebih tinggi dari rumah korban karena di lahan miring," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim, Jumat (24/1).
Dalam insiden sekitar pukul 15.45 itu, tembok yang berada di sisi timur mendadak ambruk. Material tembok menimpa atap rumah milik pasangan suami Handi Wahyudi, 38, dan Suyanti, 44, yang berada tepat di samping bawah.
Reruntuhan ini menyebabkan atap asbes pada bagian dua kamar tidur ambrol. Beberapa bagian tembok rumah keduanya juga ikut runtuh.
Handi dan Suyati yang saat kejadian tengah beristirahat di kamar seketika tertimpa reruntuhan. Handi mengalami luka patah bahu kanan, sedangkan istrinya cidera di kepala.
Di kamar lainnya, adik Suyanti, Edi, 29, warga Pacet Selatan, yang sedang berkunjung ikut menjadi korban. Kaki kirinya patah karena tertimpa tembok di kamar lain.
Ketiganya telah dibawa ke RS Sumberglagah, Pacet, pada Kamis (23/1) dan hingga kini masih menjalani perawatan.
Khakim menyatakan peristiwa ini terjadi akibat bangunan kosong mengalami pelapukan. Tembok rumah yang dibiarkan berdiri itu sudah rapuh.
"Apalagi tidak ada atapnya, jadi cuma tembok dan dibiarkan lama jadinya rapuh," tandas dia. (adi)
Editor : Fendy Hermansyah