JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Durasi tidur yang disarankan untuk kesehatan tubuh adalah 7-8 jam saat malam hari.
Namun, remaja zaman sekarang durasi tidurnya sering berubah. Faktornya karena kesibukan mengerjakan tugas, main game hingga kesulitan tidur.
Maraknya kebiasaan begadang tentunya akan membawa dampak negatif bagi kesehatan kamu.
Memang, apa saja sih dampak negatif dari begadang? Adakah cara pencegahan untuk mengatasi kebiasaan begadang tersebut?
Dampak Negatif Begadang bagi Remaja
Inilah 5 dampak yang kurang menguntungkan bagi kesehatan apabila kita sering begadang
Memicu obesitas
Saat kamu tidur, tubuh akan membakar 50 kkal setiap satu jam durasi tidur. Jika kamu begadang tentunya pembakaran menjadi tidak optimal dan akan menyebabkan penumpukan kalori.
Selain itu begadang juga memicu pola makan yang tidak teratur. Orang yang tidurnya larut malam akan tergiur untuk memakan camilan dengan jumlah kalori yang tinggi di malam hari.
Jika kamu biarkan terus menerus akan mempengaruhi berat badan kamu.
Baca Juga: Makanan Ini Bagus Dikonsumsi untuk Cegah Anemia
Penurunan Konsentrasi dan Performa Kognitif
Remaja yang sering begadang akan mengalami penurunan tingkat kewaspadaan, perhatian, penalaran dan kemampuan memecahkan masalah.
Kurang tidur dapat menurunkan kemampuan otak untuk menyimpan ingatan atau hal-hal yang sudah dipelajari sebelumnya.
Hal ini akan mempengaruhi kemampuan akademik dari seorang pelajar.
Peningkatan Gula Darah
Seperti yang kita tahu, orang yang begadang sering mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula.
Selain itu, pada malam hari kadar gula akan menurun secara alami. Apabila pada malam hari kamu masih dalam kondisi terjaga, ditambah dengan mengonsumsi gula, maka lonjakan kadar glukosa dapat terjadi.
Gangguan Kesehatan Mental
Kebiasaan begadang akan memicu berbagai gangguan kesehatan mental seperti depresi. Remaja yang terbiasa begadang akan mengalami gangguan mood di pagi hari. Hal ini disebabkan karena kurangnya persiapan untuk kegiatan yang akan dilakukan di pagi hari.
Emosional yang tidak stabil dapat mempengaruhi remaja dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan tugas sehari-hari.
Gangguan Kesehatan Fisik
Tidur adalah bagian penting dalam peningkatan sistem kekebalan tubuh. Apabila imun melemah, tubuh akan rentan terkena penyakit. Salah satu contohnya adalah influenza.
Jika kebiasaan begadang terus dilakukan, proses penyembuhan penyakit tersebut akan menjadi lama.
Karena, salah satu faktor yang membantu pemulihan penyakit adalah tidur yang cukup.
Cara Pencegahan Kebiasaan Begadang
Tentunya kita tidak ingin merasakan dampak negatif dari begadang, lantas bagaimana cara pencegahannya?
Membuat Jadwal Harian
Dengan adanya jadwal harian kamu akan terbiasa dengan jam tidur yang sudah kamu tetapkan.
Buat Suasana Tidur yang Nyaman
Kamu bisa menciptakan suasana kamar yang nyaman, dengan cara menghias dan merapikan tempat tidur kamu secara konsisten.
Selain itu, kamu bisa mematikan atau hanya meredupkan lampu kamarmu supaya bisa tidur.
Baca Juga: Mengubah Gaya Hidup Menjadi Lebih Hemat dan Minimalis dengan Mengikuti Tren No Buy Challenge
Hindari Minum Kopi saat Hendak Tidur
Kita tahu bahwa kandungan kafein pada kopi bisa merangsang hormon dan memicu sulit untuk tidur. Oleh sebab itu, mulai sekarang kurangi mengkonsumsi kopi. Lebih baik kamu menggantinya dengan air putih.
Kurangi Bermain Handphone hingga Larut Malam
Selain memicu gangguan kesehatan mata, kecanduan bermain handphone akan mempengaruhi pola tidur kamu.
Lakukan Kegiatan yang Berpotensi Menyebabkan Mengantuk
Jika kamu, sulit tidur maka cobalah untuk melakukan kegiatan yang akan menyebabkan mengantuk seperti membaca buku.
Memang sulit dalam mencegah kebiasaan begadang. Akan tetapi hal itu harus kita lakukan demi kesehatan di masa yang akan datang. LAILA
Editor : Imron Arlado