JAWA POS RADAR MOJOKERTO - BNI mendukung pembiayaan untuk pekerja migran Indonesia melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan subsidi program pemerintah yang dirancang untuk menyediakan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program KUR ini dilaksanakan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan dan bunga rendah. Sehingga, pelaku UMKM dapat memperoleh manfaat dari program ini, yang mana dapat membantu mereka mengembangkan usahanya.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (BBNI) bersedia mendukung program pemerintah menawarkan akses pembiayaan pada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Salah satunya dengan lewat Kredit Usaha Rakyar (KUR).
Salah satu manfaatnya yakni untuk menfasilitasi PMI pembiayaan dalam rangka mengurangi keterlambatan terkait pekerjaan mereka. diharapkan langkah ini akan membantu lebih banyak orang membutuhkan dana usaha.
Program KUR BNI bukan hanya menyediakan pinjaman tanpa cicilan, namun juga untuk mendukung pelaku usaha produktif tanpa aset besar.
Hingga akhir 2024, BNI telah mencatat penyebaran KUR sudah memperoleh Rp 900 miliar serta lebih dari 48 ribu debitur.
Salah satu penyumbang terbesar yaitu PMI di Taiwan, selanjutnya diikuti oleh Jepang, Hong Kong, dan Singapura.
Selama 2024, BNI menyebarkan KUR sejumlah Rp 25 miliar pada lebih dari 900 debitur dengan Bungan sebesar 6 persen tiap tahun sepadan keputusan pemerintah.
Selain itu, BNI juga berperan aktif untuk berpartisipasi dalam edukasi PMI melalui pelatihan dan pendidikan. BNI menyelenggarakan edukasi keuangan bagi PMI di Hong Kong pada Februari 2024.pada Juli 2024 menyerahkan beasiswa bagi PMI di Universitas Terbuka.
BNI bekerja sama dengan KBRI, KJRI, dan mitra internasionala lainnya untuk ikut memberikan dorongan pada pelaku UMKM dan diaspora di luar negeri untuk meningkatkan bisnis UMK lewat business matching.
Tujuan dari tindakan ini adalah untuk membantu UKM dalam meningkatkan pasar internasional dengan produk-produk berkualitas unggul. ADINDA
Editor : Imron Arlado