Kepala SDN Sukoanyar Dini Endah Purwanti mengatakan, insiden pencurian itu baru diketahui Kamis (2/1) pagi.
Tepatnya di ruang kelas 6 yang mengalami kerusakan di bagian jendela. Jendela dengan teralis besi itu berhasil dijebol dan menjadi jalan masuk dan keluar dari maling tersebut.
’’Sepertinya komplotan pelakunya. Karena yang hilang banyak, setiap kelas ada barang yang hilang,’’ bebernya.
Pihaknya menuturkan, di ruang kelas 5 dan 6, uang kas siswa dengan total sekitar Rp 1 juta raib digasak.
Sedang di kelas 1, 2, dan 3, 4, barang seperti kipas angin, speaker, tikar hingga mikrofon juga lenyap.
Pelaku diduga membobol pintu yang terhubung antarkelas untuk melancarkan aksinya.
’’Di kelas 1, buku siswa pun juga raib. Padahal itu buku siswa yang dipakai untuk mengumpulkan tugas, buku bacaan di pojok literasi juga hilang,’’ imbuhnya.
Dini menambahkan, total kerugian yang dialami mencapai Rp 5-6 juta.
Kejadian ini diperkirakan terjadi pada Sabtu (28/12) atau Minggu (29/12) malam. Namun, pihak sekolah baru menyadari kemarin (2/1).
’’Waktu Senin (30/12) juga guru di sekolah, tapi karena libur semester jadi tidak masuk ke ruang kelas, baru tau ini tadi taunya. Kami sudah lapor ke kepolisian dan wilker, semoga tidak ada kejadian seperti ini lagi,’’ tandas dia. (oce)
Editor : Fendy Hermansyah