Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Disebut Terlalu Jauh dari Versi Awal, Inilah Perubahan yang Dilakukan The Last of Us

Imron Arlado • Kamis, 12 Desember 2024 | 00:24 WIB

The Last of Us Part II Remastered (playstation)
The Last of Us Part II Remastered (playstation)

JPRM - Di tahun 2024 ini, Naughty Dong telah menghadirkan game franchise andalan mereka yaitu The Last of Us.

Game pemenang Game of the Year pada The Game Awards 2020 ini hadir kembali dalam versi yang berbeda, yakni remaster.

Versi terbaru atau yang bertajuk The Last of Us Part II Remastered ini hadir dengan lebih baik.

Dari awal pengumuman versi remaster tersebut, banyak yang antusias akan versi tersebut.

Hal ini karena memang The Last of Us Part II sudah sedari awal mampu menghadirkan story terbaik, dengan visual serta gameplay terbaiknya.

The Last of Us Part II Remastered hadir dengan membuktikan banyak perbedaan dari versi aslinya.

Berikut ini perubahan dari The Last of Us Part II Remastered dengan versi original-nya:

  1. Peningkatan Kualitas Visual

Berbeda dengan Remake yang benar-benar dibuat dari awal, versi Remastered adalah versi yang ditingkatkan.

Jadi baik dari cerita maupun mekanisme gameplay ini tidak ada yang berbeda.

Perbedaan jelasnya ada pada visual yang lebih ditingkatkan jika pemain dengan detail melihatnya.

Versi Remastered memiliki resolusi 4K pada mode Fidelity dan 1440p pada mode Performance.

 

 

Peningkatan ini membuat dunia dalam game lebih hidup dan terasa berbahaya.

  1. Performa yang Jauh Lebih Baik

Meskipun memiliki mekanisme gameplay yang sama, tetapi di versi remaster ini ada perubahan yang akan cepat pemain rasakan.

Perubahan itu terletak pada performa yang jauh lebih baik. Ini seperti sensasi Haptic Feedback dan Adaptive Trigger dari kontroler Dualsense yang akan memberikan pengalaman menarik yang tak tertandingi.

  1. Audio Visual yang Lebih Dalam

Bukan hanya tampilan, dari segi audio game juga menghadirkan lebih dari sekedar efek suara realistis.

Berkat adanya teknologi 3D Audio yang didukung oleh Headphone, pemain akan dibawa ke dalam dimensi baru saat bermain.

Dengan akurasi posisi dan respon yang sangat detail terhadap setiap langkah dan ancaman, ini bisa memberikan kesan menyeluruh yang semakin nyata sehingga pengalaman bermain game semakin mendalam

  1. Hadirkan Fitur Aksesibilitas

Tak berhenti sampai disitu, terdapat juga opsi Unlock Frame Rate untuk TV yang mendukung VR, peningkatan resolusi tekstur, jarak Level-of-Detail, hingga bayangan dan sampling rate animasi.

Ada juga fitur aksesibilitas yang menyertakan Descriptive Audio dan Speech to Vibration.

  1. Mode No Return Bagi Pemain yang Bosan dengan Story-nya

Yang paling menjadi daya Tarik utama game ini pantas dibeli adalah dari adanya mode No Return.

Mode ini kan menghadirkn beberapa stage berbeda yang memiliki tipe-tipe tertentu sampai akhirnya pemain melawan musuh berbeda begitu juga dengan bosnya.

Karakter-karakter yang tidak pernah pemain gunakan juga bisa menjadi karakter playable yang bias pemain gunakan.

Jadi bagi pemain yang bosan bermain full storynya, maka mode ini akan sesuai untuk kalian coba di versi remaster ini.

Pemilik Salinan cakram PS4 dapat meng-upgrade ke versi Remastered di PS% dengan harga 10 USD.

Progres permainan yang tersimpan di versi asli juga dapat dipindahkan ke versi Remastered.

 

Meski sudah terkonfirmasi rilis di PS%, gamer PC tampaknya harus bersabar.

Pasalnya, Naughty Dog belum menyebut apapun soal peluncuran The Last of Us Part II Remastered untuk Pc. Ara

 

 

Editor : Imron Arlado
#mode no return #The Last of Us #resolusi 4k #Audio Visual #teknologi 3d #The Game Awards 2020 #ps 5 #Remastered #playstation