JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Hasil sementara Pilkada 2024 di Kabupaten Mojokerto mulai terlihat.
Kedua kandidat, Ikfina Fahmawati dan Muhammad Albarraa telah melakukan pencoblosan di TPS masing-masing.
Calon Bupati Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos di TPS 01, yang berada di TK Dharma Wanita Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu (27/11).
Dari hasil real count KPU menyebut, hasil perhitungan di kantong suara Ikfina-Gus Dulloh di Tampungrejo, mengagumkan.
Seperti di TPS 02, Ikfina mampu mendominasi dengan perolehan 391 suara. Sementara, Muhammad Albarra dan dr Muhammad Rizal Octavian hanya 90 suara saja.
Pun demikian dengan hasil perolehan suara Muhammad Albarra. Di lingkungannya, putra Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A ini memperoleh suara sangat signifikan.
Di TPS Bendunganjati, TPS 01, Ikfina hanya mendapat 73 suara saja. Sedangkan, Barra memperoleh 431 suara.
Di TPS 03, Ikfina hanya mendapat 87 suara saja. Sementara, pasangan Muhammad Albarra dan dr Muhammad Rizal Octavian mampu meraih 288 suara.
Cara melihat Hasil Quick Count
Proses perhitungan suara Pilkada Serentak 2024 yang sedang berlangsung saat ini menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia.
Setelah pemungutan suara yang selesai pada pukul 13.00 waktu setempat, proses perhitungan suara dimulai di seluruh TPS. Perhitungan suara tersebut dilakukan secara transparan di hadapan pengawas, saksi dan masyarakat oleh petugas dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Quick count merupakan metode dalam perhitungan suara yang dilakukan dengan cepat dan menggunakan teknik sampling dari TPS yang representatif. Quick count ini dikelola oleh lembaga survei yang menampilkan hasil sementara di TPS.
Sesuai dengan Undang-Undang Pemilu, lembaga survei dapat mengumumkan hasil quick count mulai pukul 15.00 WIB.
Hal tersebut juga tertera dalam Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusan 24/PUU-XVII 2019 yang mengatur tentang quick count yang boleh disiarkan dua jam setelah pemungutan suara selesai di wilayah Indonesia bagian barat.
Untuk memfasilitasi akses informasi, beberapa lembaga survei sudah menyediakan link quick count yang bisa diakses secara real-time.
Walaupun hasil dari quick count ini seringkali akurat dan benar, namun hasil tersebut bukan merupakan hasil resmi sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum.
Masyarakat bisa mengakses berbagai platform yang bekerja sama dengan lembaga survei untuk memantau hasil quick count. Sampai saat ini, proses perhitungan suara di berbagai daerah terus mengalami kemajuan. Untuk melihat hasil perhitungan cepat Pilkada 2024, gunakan link di bawah ini:
- Indikator Politik Indonesia
- Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Untuk bisa melihat hasil quiDua lembaga survei ini
- Vidio
Untuk mendapatkan informasi akurat dan terpercaya, ikuti perkembangan hasil Pilkada Serentak 2024 melalui link quick count tersebut.
"Bismillah menjalani apa yang sudah Allah tetapkan. Alhamdulillah, TPS-nya dekat rumah jadi kita memilih berjalan kaki. Sekaligus bisa menyapa warga, masyarakat sekitar sambil melihat dan merasakan bagaimana aura semangat dari masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada serentak hari ini," ungkap Ikfina Fahmawati.
Calon wakil bupati Mojokerto nomor urut 1, Sa’dulloh Syarofi atau Gus Dulloh menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos TPS 004 Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rabu (27/11). Bersama sang istri Merzavani Ayu (Ning Mer), kehadiran Gus Dulloh yang pilih berjalan kaki mendapat sambutan antusias warga.
Bahkan, usai menyalurkan hak suarnya, keduanya pilih berbaur dan ngopi bersama di teras warga. Putra kiai karismatik, KH Chusaini Ilyas ini pun menyatakan optimistisnya meraih kemenangan dalam kontestasi Pilbup Mojokerto yang digelar hari ini (27/11). ''Harus optimistis, namanya kontestan dalam Pilkada, maka saya sebagai calon harus mempunyai keyakinan bahwa kita pasti akan memenangkan pilkada Kabupaten Mojokerto,'' ungkap Gus Dulloh usai mencoblos.
Tak tanggung-tanggung, Gus Dulloh meyakini kemanangan pada Pilbup Mojokerto ini minimal bisa diangka 53 persen. ''Kalau secara pesimisnya menangnya mendekati 60 persen, kalau optimisnya di atas 70 persen,'' tegasnya penuh keyakinan.
Optimistis kemenangan ini tentu berdasar. Salah satunya tingginya antusiasme masyarakat merespons program-program yang ditawarkan Paslon Idola. Termasuk solusi dan strategi kongkrit yang ditawarkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Majapahit. Baik saat turun langsung ke masyarakat ataupun saat disampaikan dalam tiga kali debat yang digelar KPU. Ia juga merasakan optimistis yang terpancarkan dari wajah- wajah masyarakat yang dijumpai, hingga akhirnya tiba pada hari pencoblosan. ''Kami tidak diajarkan menjadi orang pesimis, kita belajar totalitas 100 persen dalam melakukan segala sesuatu, ini ikhtiar kami, tidak hanya dalam bedoa, tetapi juga berusaha,'' jelas Gus Dulloh yang berbaju serba hitam dan kenakan blangkon ini.
Calon Bupati Mojokerto nomor urut 2, Muhammad Albarraa telah menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dekat kediamannya, tepatnya di TPS 02 di Balai Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet. Ditemani sang istri Shofiya Hanak, Albarraa datang ke TPS pukul 08.45. Optimisme kemenangan terus digaungkan Albarraa di pilkada kali ini. Yakni lebih dari elektabilitasnya dari hasil survei terakhir sebesar 62 persen awal November lalu.
Dalam kedatangannya di TPS, Albarraa mendapat sambutan dari sejumlah warga yang hadir. Mereka turut mengabadikan momen kedatangan Albarraa dengan berswafoto. Tak banyak hambatan yang dialami calon bupati yang berpasangan dengan M. Rizal Octavian ini saat mencoblos, yakni hanya 10 menit mulai mendaftar hingga menyelupkan jarinya di tinta.
''Insyaallah tidak jauh dari hasil survei kemarin atau bahkan bisa lebih. Ya antara 65 sampai 70 persen,'' ungkapnya. Optimisme itu diakui cucu pahlawan nasional, KH. Abdul Chalim ini berdasarkan pergerakan tim pemenangannya dalam melakukan sosialisasi dan konsolidasi selama dua bulan terakhir. Utamanya dalam sepekan terakhir yang masif mengkonsolidir warga.
''Optimisme itu ya dari tim kami, sehingga kami tahu kantong-kantong suara kami. Semoga saja sesuai dengan prediksi,'' imbuhnya. Sebelum mencoblos di TPS, Albarraa mengaku melakoni ritual layaknya santri yang akan melakoni ujian. Yakni berziarah ke makam leluhur hingga Wali Songo. Mulai dari Sunan Ampel; istri KH. Abdul Chalim, Nyai Qona'ah; mertua atau ayah dari istrinya, KH. Hasyim; dan keturunan Sunan Gunung Jati, Syarifah Khodijah.
Termasuk meminta doa ke putri KH. Wahab Hasbullah, Nyai Mahfudhoh. Selain itu, ia juga menyempatkan salat tahajud dan salat duha sebelum berangkat ke TPS. Serta seragam memakai kemeja putih sebagai outfit khusus pasangan calon Muhammad Albarraa-Rizal Octavian. ''Filosofinya putih itu bersih, suci, tulus. Katanya orang arab, Libasuttaqwa atau bajunya orang bertakwa,'' tandasnya. (far
menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos di TPS 01,
Tampungrejo, TPS 02
391-90
Editor : Imron Arlado