Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kronologi Lengkap Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki yang Menyebabkan 10 Orang Meninggal Dunia

Imron Arlado • Senin, 4 November 2024 | 23:34 WIB
Kronologi Lengkap Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki yang Menyebabkan 10 Orang Meninggal Dunia
Kronologi Lengkap Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki yang Menyebabkan 10 Orang Meninggal Dunia

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Gunung Lewotobi Laki-laki (Lewotobi Laki) adalah salah satu dari dua gunung api kembar yang terletak di bagian tenggara Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Gunung ini memiliki ketinggian 1.584 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung api strato yang masih aktif. Minggu malam, gunung ini meletus dan menyebabkan 10 orang meninggal dunia.

Berikut kronologi lengkap seperti dilansir dari laman resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pengamatan visual Gunung Lewotobi Laki-laki periode 23 Oktober-3 November 2024 menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Pada periode sebelumnya, rata-rata tinggi kolom erupsi adalah 100-1.000 meter, sedangkan saat ini rata-rata tinggi kolom erupsi setinggi 500-1.000 meter.

Pada 1 November 2024 terjadi erupsi strombolian dengan tinggi kolom erupsi mencapai 1.500-2.000 meter dari puncak  Lewotobi Laki-laki dan terlihat adanya sinar api yang memancar saat erupsi.

Pukul 18.00 WITA

Kegempaan yang terekam selama periode 23 Oktober 2024 sampai 3 November 2024 sebanyak 43 kali gempa letusan, 28 kali gempa hembusan, 94 kali gempa harmonik, 7 kali Low Frequency, 133 kali gempa Vulkanik Dangkal, 353 kali gempa Vulkanik Dalam, 26 kali gempa Tektonik Lokal, 68 kali gempa Tektonik Jauh, dan 3 kali getaran banjir.

Kejadian erupsi rata-rata tiap hari adalah 6-8 kali kejadian erupsi, namun gempa erupsi terakhir tercatat pada tanggal 1 November 2024 dan setelahnya belum terjadi erupsi.

Fenomena ini merupakan indikasi terdapat sumbat yang menghambat material gunung api untuk keluar. Hal ini dapat meningkatkan potensi erupsi lebih besar dari periode sebelumnya.

Pukul 23.57 WITA

Terjadi erupsi di Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur dengan kolom asap tidak teramati. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi ± 24 menit 10 detik.

Akibat erupsi ini, terjadi kebakaran di pemukiman warga akibat lontaran material pijar.

4 November 2024 pukul 01.34 dan 02.24 WITA terjadi erupsi kembali dengan kekuatan erupsi lebih kecil dari erupsi pukul 23.57 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami peningkatan sehingga tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dinaikkan dari Level III (SIAGA) ke level IV (AWAS) terhitung mulai tanggal 3 November 2024 pukul 24.00 WITA dengan rekomendasi:

Masyarakat di sekitar gunung dan  wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir dan Nobo.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki agar memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Saat ini, Pemerintah Daerah berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki. (-)

Editor : Imron Arlado
#nusa tenggara timur #Gunung Lewotobi #Lewotobi Laki Laki #flores #gunung meletus #Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi #meninggal dunia