Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Zimbabwe Tercatat Sebagai Negara Termiskin, Berapa Nilainya Rp 1 Juta?

Imron Arlado • Kamis, 24 Oktober 2024 | 22:16 WIB
Zimbabwe Tercatat Sebagai Negara Termiskin, Berapa Nilainya Rp 1 Juta?
Zimbabwe Tercatat Sebagai Negara Termiskin, Berapa Nilainya Rp 1 Juta?

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Zimbabwe merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Di Negara ini, terjadi krisis pangan dan kekeringan yang terus menerus.

Lebih dari lima juta penduduk Zimbabwe, sekitar sepertiga dari total populasi 16 juta orang mengalami krisis pangan.

Banyak dari mereka memerlukan bantuan pangan dan sebagian berada di ambang kelaparan.

Faktor ini disebabkan oleh kekeringan yang luar biasa dan dampak buruk dari siklon serta krisis ekonomi.

Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia (WFP), David Beasley, menyatakan bahwa sekitar 2,5 juta orang di Zimbabwe berada dalam kondisi krisis darurat dan menghadapi risiko kelaparan.

Menurut Global Finance Magazine, pada tahun 2023, Zimbabwe menempati posisi ke-17 sebagai salah satu negara termiskin di dunia berdasarkan GDP-PPP per kapita sebesar 2.627 USD.

Negara ini mengalami kehancuran ekonomi setelah mengalami anjlok 18 persen pada 2008 dan 2009 akibat krisis mendalam.

Pada saat itu, Zimbabwe bahkan mengalami hiperinflasi yang mengakibatkan mata uang Dolar Zimbabwe kehilangan nilainya dan tidak lagi berharga.

Perlu diketahui, saat ini Zimbabwe menggunakan mata uang baru, Zimbabwe Gold (ZiG). Bila di rupiahkan, 1 dolar Zimbabwe sama dengan Rp 48 atau Rp 50. Sehingga, untuk 1 juta dolar Zimbabwe, nilainya sekitar Rp 48 juta.

Zimbabwe menggunakan mata uang ZWD. Namun saat Zimbabwe mengalami hiperinflasi, mata uang negara tersebut yaitu dolar Zimbabwe (ZWD) mengalami penurunan nilai secara drastis hingga USD1 yang jika dirupiahkan sekira Rp 11.935, setara dengan Z$300.000.000.000.000.

 

Kini, Zimbabwe berhenti mencetak ZWD dan tak lagi mengakuinya sebagai mata uang resmi Zimbabwe. Sebagai gantinya, negara itu telah menggunakan mata uang baru yang disokong dengan emas yang disebut Zimbabwe Gold, atau kerap disingkat ZiG.

Melansir River Learn, penyebab krisis hiperinflasi Zimbabwe adalah beberapa contoh kesalahan pengelolaan kebijakan oleh presiden Zimbabwe Robert Mugabe dan pemerintahannya.

Pada 2000, pemerintah Zimbabwe menyita tanah dari pemilik pertanian kulit putih dan mendistribusikannya kembali kepada petani kulit hitam. (-)

 

Editor : Imron Arlado
#zimbabwe #Negara Termiskin #program pangan dunia #krisis pangan #Nilai Uang #Zimbabwe Gold