JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pada pidato kenegaraan pertamanya setelah dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyoroti isu kesejahteraan rakyat.
Dalam suasana sidang paripurna di Gedung MPR/DPR Senayan, Prabowo mengingatkan para pejabat negara tentang tanggung jawab mereka untuk memastikan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Prabowo menyoroti fakta bahwa masih banyak saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Anak-anak yang berangkat sekolah tanpa makan pagi dan yang tidak memiliki pakaian layak adalah realitas yang harus diatasi.
Meskipun Indonesia merupakan anggota G20 dan memiliki ekonomi terbesar ke-16 di dunia, Prabowo menekankan pentingnya melihat gambaran utuh dari kondisi bangsa kita.
"Pemimpin harus ingat bahwa tugas kita adalah untuk rakyat. Bukan untuk diri sendiri atau kerabat," tegas Prabowo. Ia mengajak semua unsur pemimpin untuk berani menghadapi tantangan dan berkomitmen menyelesaikan permasalahan yang ada.
Sejarah bangsa Indonesia mengajarkan kita tentang keberanian rakyat dalam menghadapi segala tantangan. Kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil dari pengorbanan besar, terutama dari rakyat yang paling miskin.
Prabowo mengingatkan bahwa pasukan kita tidak digaji oleh pemimpin, melainkan oleh petani, nelayan, dan pekerja yang terus menerus berjuang untuk membangun Republik Indonesia.
’’Mari bersama-sama bekerja untuk kesejahteraan rakyat, karena itulah esensi kepemimpinan yang sejati,’’ tegasnya. (-)
Editor : Imron Arlado