JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gus Baha, ulama yang terkenal dengan ceramahnya yang menarik dan mudah dipahami.
Dengan gaya komunikasinya yang penuh humor, ia berhasil menarik perhatian para santrinya dari berbagai kalangan.
Ceramahnya seringkali mencakup pengalaman pribadi dan referensi yang bersumber dari Al-Qur’an. Seperti fenomena yang akhir-akhir ini sering terjadi seperti gempa bumi, Gus Baha juga membahasnya dari pandangan Islam.
Gus Baha menjelaskan, dalam konteks bencana alam seperti gempa bumi, kaum awam hanya memahami dua konsep utama yaitu sebagai azab dan sebagai ujian.
Dalam pandangan Islam, kata ulama bernama lengkap Bahaudin Nursalim itu menegaskan, azab adalah hukuman yang diberikan Allah kepada umat-nya sebagai hukuman dari dosa-dosa yang telah dilakukan.
Namun, gempa juga bisa dilihat sebagai ujian dari Allah untuk menguji bagaimana keimanan seseorang tersebut dan ujian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas iman sehingga bisa lebih dekat dengan Allah.
Ketika suatu daerah dilanda gempa, seringkali timbul kesalahpahaman bahwa warga setempat telah melakukan sesuatu yang salah sehingga mendapatkan azab dari Allah berupa gempa tersebut.
Namun, Gus Baha menegaskan hal ini, beliau mengajarkan agar tidak bicara seperti itu tanpa tau apa hikmah dibalik bencana tersebut.
Tidak perlu menilai bahwa suatu kejadian musibah yang menimpa merupakan azab Allah kepada orang yang ingkar. Sebab, apakah itu azab atau bukan itu urusan Allah. “Kamu tidak usah sok suci dengan kata bima kafartum (keingkaranmu) itu urusannya tuhan,’’ ungkapnya.
Gus Baha menjelaskan, bencana merupakan sunnatullah yang dapat mengenai siapa saja. “Ada banjir yang dzalim dan sholeh terkena dampaknya semua, ada gempa ya kena dampaknya semua, pokoknya kalau ada musibah yang sholeh dan zalim kena semua,” ujar Gus Baha.
Dalam Alqur’an juga ditegaskan, “Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At-Taghabun ayat 11)
Dalam Alqur’an terdapat empat ayat yang menceritakan gempa bumi, sebagai azab bagi kaum yang menentang Allah dan Rasul-Nya. Diantaranya adalah azab yang menimpa kamu Nabi Saleh, kaum Nabi Syuaib dan kaum Nabi Luth. FIA
Editor : Imron Arlado