Sebelum membuka acara, Direktur JPRM M. Nur Kholis memberikan sambutan.
Dia menuturkan, terbentuknya kegiatan ini tak lepas dari kepercayaan Cabdindik dan SMK se-Mojokerto Raya untuk berkolaborasi melaksanakan job fair ini.
"Ini juga menjadi upaya mendekatkan diri pencari kerja (pencaker) dengan mitra perusahaan. Sekaligus memberi ruang agar anak-anak kita mendapatkan lapangan pekerjaan," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto Mudianto mengaku, pelaksanaan job fair ini sangat luar biasa.
Sebab, kegiatan ini menjadi wadah pemersatu antara pencaker, sekolah maupun industri.
"Sehingga, kegiatan semacam ini jangan hanya ada saat ini. Tapi harus bisa digelar di tahun berikutnya," ungkap dia.
Selain pembukaan job fair, kegiatan ini juga diisi dengan workshop dengan topik Transformasi SMK Pusat Keunggulan Menuju SMK Pusat Karir".
Talk show yang diisi enam narasumber ahli ini diikuti seluruh kepala SMK se-Mojokerto Raya.
Adapun, enam SMK PK yang berkontribusi dalam event ini di antaranya, SMKN 1 Sooko, SMKN 1 Pungging, SMKN 1 Jetis, SMKN 1 Mojokerto, SMKN 1 Kemlagi, dan SMKS Raden Rahmat.
Baca Juga: Antisipasi Kerumunan, Pendaftaran Job Fair di Mojokerto Dibuka secara Online
Tercatat ada 33 perusahaan yang membuka lowongan kerja di event ini.
Total posisi yang tersedia sekitar 3.260 dan diikuti oleh 4.500 pencaker dari alumni enam SMK PK dan masyarakat umum. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah