Pembukaan kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penampilan dari santri Ponpes Nuris Pungging
Tamu undangan yang hadir pada kegiatan tersebut di antaranya Direktur PD Pontren Kemenag RI, Pj Gubernur Jawa Timur yang diwakili Pjs Bupati Mojokerto, para Kepala Kemenag se-Jawa Timur serta unsur Forkopimda.
Ketua Panitia Pelaksana Porsadin ke 6 Provinsi Jawa Timur KH Ali Muhammad Nasih mengatakan bahwa Porsadin bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi santri MDT melalui bakat dan minat.
Selain itu juga, untuk membangun dan meningkatkan ukhwah islamiyah wadah silaturahim antar-santri madrasah diniyah dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan madrasah diniyah.
"Porsadin juga memperkuat peran, fungsi, dan posisi organisasi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) sebagai wadah Ikatan Silaturrahim Madrasah Diniyah Takmiliyah. Ikut membangun sumber daya manusia yang bertakwa, sehat, kuat dan tangguh jasmani dan rohaninya, berkualitas serta berdaya saing," tuturnya.
Dia menyambut dengan hangat kedatangan para peserta porsadin. Dia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah mencurahkan tenaga pikiran dan hartanya untuk kegiatan tersebut.
"Semoga dengan adanya Porsadin ini menjadikan penyemangat bagi anak-anak didik kita," ujarnya.
Apresiasi terhadap gelaran pembukaan Porsadin juga disampaikan oleh Ketua FKDT Pusat KH Lukman Hakim.
Menurutnya kegiatan pembukaan Porsadin yang digelar di Jawa Timur serasa istimewa.
Pembukaan kegiatan ini berlangsung sangat spektakuler, pihaknha merasa gelaran ini meriahnya sudah setingkat Nasional.
"Rasa lelah setelah perjalanan panjang dari Jakarta ke Mojokerto yang ditempuh melalui darat serasa hilang dengan penampilan santri yang luar biasa di acara pembukaan," ujarnya.
Harapan disampaikan dimana ia berharap FKDT lain dapat mencontoh ke Jawa Timur. Karena selama ini menjadi barometer nasional.
"FKDT Jawa Timur menjadi barometer nasional dalam menjadikan organisasi yang terdepan dalam memajukan pendidikan Diniyah di Indonesia," ucapnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah