JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Wilayah Bandung hingga Garut, Jawa Barat diguncang gempa dengan magnitudo 5,0, 18 September 2024 pukul 09.41 WIB.
Pusat gempa terletak di kedalaman 10 kilometer dan berjarak sekitar 21 kilometer Barat Daya dari pusat Kabupaten Garut. Gempa ini dirasakan cukup kuat oleh masyarakat sekitar dan menyebabkan kekhawatiran di beberapa daerah.
Setelah gempa terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melakukan peninjauan awal untuk memancarkan dampak yang ditimbulkan. Berikut rincian kerusakan yang dilaporkan :
- Empat rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan struktur bangunan yang retak dan atap yang ambruk.
- Satu bangunan sekolah dasar juga mengalami kerusakan, sehingga memengaruhi kegiatan belajar mengajar di kawasan tersebut.
- Satu masjid di Desa Barusari juga dilaporkan mengalami kerusakan yang mengganggu aktivitas ibadah masyarakat setempat.
Desa Barusari di Kecamatan Pasirwangi menjadi salah satu lokasi yang paling terdampak. BPBD mencatat bahwa sekitar 137 rumah di desa ini mengalami kerusakan. Selain itu, dua bangunan sekolah dasar dan satu masjid juga tercatat mengalami kerusakan yang signifikan.
Tim BPBD dikerahkan untuk melakukan pemantauan lebih lanjut di lokasi-lokasi yang terdampak. Penilaian kerusakan akan dilakukan untuk menentukan tingkat keparahan dan kebutuhan bantuan.
Setelah penilaian selesai, BPBD akan mengkoordinasikan distribusi bantuan kepada warga yang terdampak termasuk makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat.
BPBD juga berencana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa bumi serta pentingnya memiliki rencana evakuasi.
Gempa yang terjadi hari ini di Garut telah menimbulkan kerusakan pada beberapa bangunan paling penting, namun upaya penanggulangan segera dilakukan oleh BPBD untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak yang berwenang mengenai situasi terkini dan langkah-langkah keselamatan yang perlu diambil. (FIA)
Editor : Imron Arlado