Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

NASA Tegaskan Soal Kabar Matahari Terbit dari Barat, Apakah Pertanda Kiamat Tiba?

Imron Arlado • Rabu, 18 September 2024 | 01:39 WIB
Matahari terbit.
Matahari terbit.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO -  National Aeronautics and Space Administration atau NASA viral di media sosial setelah unggahannya yang mengatakan Lembaga Antariksa AS telah menemukan bukti-bukti jika matahari yang biasanya terbit dari timur, kini ada kemungkinan untuk terbit dari arah barat.

Unggahan tersebut pun langsung beredar melalui Facebook. Foto beserta isi narasi soal matahari terbit dari barat tersebut tayang dalam bahasa Thailand dan telah dibagikan lebih dari 15 ribu kali sejak 14 Januari 2021.

“NASA mengonfirmasi kemungkinan matahari terbit dari barat. Bumi berputar ke arah yang berlawanan yang menyebabkan matahari terbit dari sisi barat!!," tulis teks viral itu, dikutip dari AFP, Minggu (15/9).

“Para peneliti percaya bahwa kita sedang bergerak menuju kebalikan dari medan magnet yang akan membawa kita ke akhir umat manusia dan mendekati hari kiamat," lanjut unggahan viral itu.

NASA pun merespons atas klaim informasi yang menyebut matahari yang terbit dari barat tersebut. Lembaga tersebut mengklarifikasi bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan prediksi tersebut.

“Baik NASA maupun organisasi ilmiah lain tidak ada yang memprediksi matahari akan terbit dari barat," kata Associate Administrator for Communications NASA, Bettina Inclan.

NASA memang membenarkan fenomena pembalikan magnet yang bisa terjadi kapan saja dan nyata, bahkan beberapa ilmuwan telah mempelajari fenomena tersebut.

Akan tetapi menurut ilmuwan, hal tersebut malah terdapat di planet tetangga bumi. Yakni venus di mana ia melakukan rotasi dengan perputaran ke belakang.

Untuk informasi, venus berotasi cukup lama selama 243 hari dan waktu planet tersebut dalam mengitari matahari setara dengan 225 hari di bumi.

Hal tersebut membuat matahari akan terlihat di permukaan venus hanya sebanyak dua kali selama setahun atau satu kali dalam 117 hari. (SAFFA)

 

Editor : Imron Arlado
#nasa #Bettina Inclan #lembaga antariksa AS #national aeronautics and space administration #medan magnet #matahari terbit dari barat #Tanda Kiamat