Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Megathrust Hantui Masyarakat di Sumatera. Ternyata Hari Ini Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 5,7. Apakah Pertanda?

Imron Arlado • Minggu, 15 September 2024 | 22:17 WIB
Megathrust Hantui Masyarakat di Sumatera. Ternyata Hari Ini Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 5,7. Apakah Pertanda
Megathrust Hantui Masyarakat di Sumatera. Ternyata Hari Ini Sumut Diguncang Gempa Magnitudo 5,7. Apakah Pertanda

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Gempa Megathrust telah menghantui sebagian masyarakat Indonesia. Terutama warga yang tinggal di zona yang telah diprediksi akan terdampak Megathrust, salah satunya masyarakat Sumatera.

Seperti informasi yang telah beredar, sebagian wilayah di Sumatera dan Jawa terletak di zona yang perlu diwaspadai saat terjadinya gempa Megathrust.

Daryono, Observor Geofisika di BMKG menyebut tingkat kegempaan yang tinggi di Jawa dan Sumatera terjadi karena adanya pertemuan lempeng Indo-Australia dan subduksi di bawah Lempeng Sunda.

Ternyata hari ini salah satu provinsi di pulau Sumatera telah diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,7. Tepatnya di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Selatan.

Berdasarkan hasil analisis pergerakan getaran di Tapanuli Utara, gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan geser mendatar (strike slip) dan tidak berpotensi tsunami.

 

 

Gempa di Tapanuli Utara itu terjadi pada (15/9) pukul 04:37. Titik lokasi getaran tepatnya berada di 1.86 derajat Lintang Utara sampai 98.95 derajat Bujur Timur.

Kedalaman gempa bumi tersebut yaitu 131 kilometer. Hingga satu jam setelahnya, monitoring BMKG menyebut belum ada gambaran aktivitas gempa susulan.

Meskipun demikian, Daryono tetap menegaskan kepada masyarakat agar lebih tenang dan bersikap bijaksana dalam menanggapi isu-isu yang belum dipastikan kebenarannya.

Sejauh ini BMKG mencatat getaran gempa bumi ini dirasakan di Tapanuli Tengah dengan skala intensitas III MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) dan Kota Gunung Sitoli dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah).

Untuk dua wilayah tersebut Daryono kembali menghimbau agar masyarakat menghindari bangunan retak atau runtuh diakibatkan guncangan gempa magnitudo 5,7 itu.

”Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan  sebelum Anda kembali ke rumah,” jelasnya.

Namun, sebelum itu, untuk mempersiapkan mitigasi bencana gempa Megathrust yang diprediksi akan melanda Sumatera, Basarnas setempat telah mempersiapkan pembekalan pada masyarakat.

Pada 31 Agustus 2024 Basarnas telah melakukan simulasi penanganan bencana di SMA Negeri 1 Matuali Pandan.

Langkah tersebut diharap dapat memberikan pemahaman tentang tata cara penyelamatan dan antisipasi yang dilakukan dalam menghadapi gempa bumi.

Hilmy H

 

Editor : Imron Arlado
#gempa bumi #gempa susulan #tapanuli utara #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #sumatera selatan #BMKG #gempa megatrusht #tapanuli tengah