Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Akibat Topan Yagi di Vietnam, Jembatan Sungai Merah di Phu Thoi Ambruk dan Telan Banyak Korban Jiwa

Imron Arlado • Rabu, 11 September 2024 | 00:27 WIB
Separuh jembatan Phong Chau runtuh ke Sungai Merah, Senin, 9 September 2024. (Tangkapan layar video milik Departemen Transportasi Phu Tho via VnExpress)
Separuh jembatan Phong Chau runtuh ke Sungai Merah, Senin, 9 September 2024. (Tangkapan layar video milik Departemen Transportasi Phu Tho via VnExpress)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kabar gempa megathrust mengkhawatirkan sejumlah negara. Namun Vietnam, bencana berupa angin topan mendadak menerjang negeri ini.  

Akibatnya, jembatan Yang membentang di Sungai Merah provinsi Phu Thoi di Vietnam ambruk Pada Senin 9 September 2024.

Hal tersebut dikarenakan akibat angin Topan Super Yagi yang menerjang Vietnam pada Sabtu 7 September 2024.

Jembatan Phong Chau di provinsi Phu Thoi, runtuh pada Senin pagi yang mengakibatkan 10 mobil dan dua sepeda motor jatuh dan terjun ke sungai. Ada tiga orang yang telah diselamatkan, sedangkan 13 korban lainnya masih dalam tahap pencarian.

Detik-detik kejadian mengerikan tersebut menjadi viral di media sosial usai seseorang membagikan video tersebut yang terekam jelas di dashcam mobilnya.

Dalam video berdurasi 26 detik tersebut tampak sejumlah kendaraan yang melintasi jembatan tiba-tiba berhenti setelah truk kontainer di depannya jatuh ke bawah akibat jembatan tersebut ambruk.

Pengendara motor yang berada di belakang juga tampak kaget dan langsung berhenti, ia turun dari motor dan melihat kondisi Jembatan yang sudah ambruk.

Dalam video tersebut juga terdengar teriakan dari orang dalam mobil yang melihat detik-detik mencekam tersebut. Beberapa kendaraan yang di belakang truk kontainer akhirnya mundur setelah melihat kejadian nahas tersebut. 

Salah satu warga Nguyen Minh Hai mengaku bahwa dia sedang mengendarai kendaraannya dan melintasi jembatan yang tiba-tiba runtuh.

"Saya sangat takut saat terjatuh. Saya merasa seperti baru saja lolos dari kematian. Saya tidak bisa berenang dan saya pikir saya akan mati," katanya, berbicara dari rumah sakit.

Pham Truong Son, warga lainnya, juga mengungkapkan pengalaman serupa. Dia sedang mengendarai motor dan mendengar suara keras. Namun, sebelum menyadari apa yang terjadi, ia sudah lebih dulu terjatuh ke sungai.

Son menyelamatkan dirinya dengan berpegangan pada pohon pisang yang hanyut agar terapung sebelum diselamatkan. "Saya merasa seperti tenggelam di dasar sungai," kata Son, dilansir dari VN Express, Senin.

Dilansir dari vnexpress, jembatan itu runtuh sekitar pukul 10 pagi waktu setempat. Separuh jembatan ambruk dan beberapa kendaraan jatuh ke sungai. Sehingga jalur Distrik Lam Thao dan Tam Nong pun terputus.

Menurut Departemen Transportasi Phu Tho, hujan lebat dan banjir yang dipicu oleh Topan Yagi menyebabkan permukaan air Sungai Merah naik. Arus sungai yang deras mengubah topografi dasar sungai di sekitar jembatan sehingga menyebabkan pilar runtuh dan merobohkan separuh Jembatan Phong Chau yang dibangun dan mulai beroperasi pada tahun 1995.

Diketahui, selain jembatan yang rusak akibat Topan Yagi di Vietnam, kerusakan parah juga terjadi di wilayah Vietnam lainnya yang diterjang angin Topan Super Yagi akhir pekan lalu yang menyebabkan bencana susulan seperti hujan lebat dan tanah longsor. 

Nailul 

 

Editor : Imron Arlado
#angin topan #gempa megathrust #jembatan ambruk #bencana alam #vietnam #phong chau