Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kisah Sumanto Manusia Kanibal Kini Diangkat ke Layar Lebar, Aming Jadi Pemeran Utama Dinilai Sangat Mirip

Imron Arlado • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 00:37 WIB

 

Aming Supriatna Sugandi jadi pemeran utama kisah Sumanto Manusia kanibal. ( @ivg.id)
Aming Supriatna Sugandi jadi pemeran utama kisah Sumanto Manusia kanibal. ( @ivg.id)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kasus Sumanto manusia kanibal sempat menghebohkan Indonesia pada 2003 silam. Kini, kisah itu akan diangkat ke layar lebar.

Aktor komedi, Aming Supriatna Sugandi telah ditunjuk untuk memerankan tokoh Sumanto dalam sebuah film dokumenter yang disutradari Agus Makkie.

Film ini mengisahkan kehidupan Sumanto, seorang lelaki asal Purbalingga yang mengejutkan masyarakat atas tindakan kanibalismenya yang didorong oleh masalah ekonomi.

Kisah Sumanto bermula dari hilangnya jasad nenek berusia 81 tahun yang baru dikubur selama 16 jam. Warga sekitar terkejut atas kejadian pembongkaran makam nenek yang bernama Mbok Rinah.

Tanah kuburan yang masih basah itu mengantarkan jejak pelaku kepada rumah pria bernama Sumanto.

Polisi bertindak cepat, dan Sumanto langsung diamankan. Di rumahnya, ditemukan tulang dan sisa daging jasad nenek yang berserak. Sumanto pun dikenal sebagai kanibal karena memakan sesama manusia.

Meskipun Sumanto mengklaim mengalami gangguan jiwa, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Purbalingga tetap menjatuhkan hukuman pidana selama lima tahun penjara pada 27 Juni 2003. Hukuman ini satu tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa dengan tuntutan selama 6 tahun penjara.

Film ini menjadi hal baru dalam perjalanan karier Aming di Industri perfilman Indonesia dan membuka pengalaman yang belum pernah dia jelajahi sebelumnya. Film ini juga akan memperlihatkan evolusi yang mengesankan dari bakat serta dedikasinya dalam dunia seni peran.

Sementara itu, penampilan Aming sejak tahun lalu menjadi sorotan karena secara tiba-tiba berpenampilan agamis. Hal itu membuat warganet tercengang hingga menganggapnya sudah hijrah.

Namun, penampilan Aming nyatanya hanya untuk kepentingan syuting sebuah film. Ia berperan sebagai karakter Sumanto, seorang figur legendaris yang dikenal sebagai pemakan daging manusia.

Untuk mendalami peran tersebut, Aming melakukan observasi yang mendalam hingga bertemu langsung dengan Sumanto.

Sangat disayangkan interaksi yang terjadi tidak sesuai dengan ekspetasi Aming. Ia merasakan adanya kesenjangan dalam percakapan mereka berdua. Meski begitu Aming tetap berkomitmen untuk mendalami karakter yang ia perankan.

Di suatu unggahan foto, penampilan Aming sebagai Sumanto terlihat memakai kaos berwarna kuning sambil menatap seseorang di depannya dengan ekspresi wajah yang mengerikan.

Penampilan tersebut sontak menuai berbagai komentar dari warganet, banyak yang merasa Aming sangat cocok memerankan tokoh Sumanto.

Karena kemiripannya yang mencolok dengan tokoh tersebut, baik dari segi penampilan fisik maupun ekspresi yang mendalam sehingga dapat memancarkan aura sosok kanibal yang begitu pekat.

Proyek ini telah berhasil menarik perhatian publik dan diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai salah satu kasus kriminal paling kontroversial yang pernah ada di Indonesia.

Film dokumenter ini tidak hanya berfokus pada kisah hidup Sumanto yang penuh dengan tragedi, tetapi juga menyelami sisi psikologis serta latar belakang yang menjadi pendorong di balik tindakan-tindakannya.

Dengan pendekatan yang mendalam, film ini berusaha memahami kompleksitas dari seorang manusia yang kisahnya sering kali hanya dilihat dari sebelah mata.

Sampai saat ini, judulresmi dan tanggal rilis film dokumenter tentang Sumanto masih belum diumumkan. YULI

Editor : Imron Arlado
#kisah nyata #sumanto manusia kanibal #purbalingga #Aming Supriatna Sugandhi #sumanto #pemeran utama #layar lebar #pengadilan negeri