JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kabar duka menyelimuti instansi Kepolisian Republik Indonesia seusai Kapolsek Prajurit Kulon, Kota Mojokerto Kompol Maryoko meninggal dunia karena gantung diri lantaran menderita penyakit yang tak kunjung sembuh.
Kompol Maryoko seringkali mengeluh sakit dan mengalami pusing karena mengidap penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi hingga dikabarkan sempat dua kali mengalami serangan stroke.
Hipertensi atau biasa dikenal dengan darah tinggi merupakan penyakit yang paling umum disandang masyarakat dan cukup berisiko hingga perlu mendapatkan perhatian dari setiap individu.
Menurut World Health Organization (WHO), hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah pada tubuh manusia melebihi ambang batas normal yang telah ditentukan.
Tekanan darah dapat dikatakan tinggi apabila tekanan darah sistoliknya lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastoliknya lebih dari 90 mmHg.
Jika tekanan darah tersebut dibiarkan melebihi batas normal, hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, stroke, dan kerusakan pada organ lain.
Untuk itu, penyakit hipertensi termasuk salah satu penyakit yang harus ditangani sedini mungkin untuk mencegah penyakit beresiko lain. Biasanya, penderita hipertensi harus mengkonsumsi obat seumur hidup agar tekanan darahnya tetap terjaga.
Perlu diketahui penyakit hipertensi tidak menunjukkan gejala atau keluhan tertentu. Akan tetapi penderita hipertensi biasanya dapat merasakan gejala yang tidak spesifik, seperti sakit pada bagian belakang kepala, jantung berdebar-debar, sesak napas, rasa nyeri di dada, mudah merasa lelah, hingga penglihatan terasa kabur.
Meski demikian, terdapat beberapa tindakan penting yang perlu diketahui dan diterapkan dalam kehidupan sebagai upaya mencegah terkena penyakit berisiko ini.
- Melakukan kontrol tekanan darah secara teratur, untuk mengetahui tekanan darah kita.
- Mengkonsumsi garam secukupnya (tidak melebihi 5 gram per hari).
- Pastikan selalu mengkonsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan
- Melakukan aktivitas fisik (minimal 30 menit per hari).
- Selalu berhati-hati dalam menggunakan obat bebas (bukan resep dokter).
- Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.
- Mengelola stres dengan selalu bermeditasi.
- Mencukupi kebutuhan tidur.
Kasus penderita hipertensi memang cukup tinggi di Indonesia. Dengan menerapkan perilaku hidup sehat dengan langkah-langkah pencegahan tersebut, kita dapat mengontrol dan melindungi diri sendiri dari penyakit hipertensi beresiko ini. (Salsa Virly Khabilta)
Editor : Imron Arlado