JPRM - Beredar foto dan iklan yang menunjukkan 3 artis dari SM Entertainment sedang berkolaborasi dengan produk yang Pro Israel. Mulai dari NCT, Aespa, dan yang baru adalah Riize.
Awal mula aksi boikot pada agensi SM Entertainment terjadi saat (29/5/2024) ketika beredar foto kolaborasi antara NCT dengan produk pro Israel, Starbucks.
Sejak saat itu penggemar K-pop terutama fans NCT ramai melakukan boikot kepada NCT dan SM Entertainment.
Usaha Nctzen untuk aksi boikot NCT dan SM Entertainment saat itu membuat jumlah pengikut Instagram setiap member NCT turun hingga 1 juta. Seluruh akun resmi NCT di sosial media juga mengalami penurunan followers dan subscriber.
Seluruh konten baru NCT di Youtube juga mendadak mengalami penurunan views. Jika biasanya dalam sehari tayang dapat menembus 300 ribu views, namun konten NCT di Youtube saat masa boikot mangkrak, sehari tidak sampai 150 ribu views.
Nctzen internasional juga mengirimkan truk berisi aksi protes di depan gedung SM Entertainment dan di gedung Starbucks di Korea sebagai aksi protes pada SM Entertainment.
Belum reda aksi boikot oleh fans NCT yang berkolaborasi dengan Starbucks, akun resmi Mcdonald’s Japan pada (02/7/2024) di Twitter telah mengunggah konten kolaborasi dengan Aespa yang juga artis naungan SM Entertainment.
Mcdonald’s Japan pertama kali mengunggah kolaborasi dengan girl group Aespa saat mempromosikan produk frappe coklat mint. Beberapa fans Aespa saat itu juga menaikkan tagar untuk aksi protes namun tidak ada tanggapan sama sekali dari agensi.
Baru-baru ini SM Entertainment juga ramai diperbincangkan lagi karena boy group naungannya, Riize sedang berkolaborasi dengan produk Pro Israel.
Riize yang belum genap setahun debut sebagai artis SM Entertainment itu diketahui mengikuti jejak Aespa untuk berkolaborasi dengan Mcdonald’s.
Unggahan pertama Mcdonald’s Japan saat mengumumkan kolaborasi dengan Riize terjadi pada (23/07/2024). Namun, hingga saat ini tagar atas aksi protes kolaborasi Riize X Mcdonald’s masih belum naik tren di Twitter.
Penggemar mengaku kesusahan menaikkan tagar aksi protes karena memang massa penggemar boy group yang baru menetas itu masih kecil.
Namun, bagi penggemar NCT, Aespa, dan para SM Stan/penggemar artis SM sudah terlanjur kecewa dengan langkah agensi SM Entertainment yang mengizinkan artisnya menerima kontrak kolaborasi dengan brand Pro Israel.
Jika SM Entertainment masih gencar mengizinkan artisnya untuk berkolaborasi dengan produk Pro Israel, maka agensi pink tersebut terancam diboikot penggemar karena tagar #SM_BOYCOTT_GENOCIDE sedang ramai diangkat para penggemar di Twitter.
Hilmy Hidayana
Editor : Imron Arlado