JPRM – Variety show Possessed Love menjadi perbincangan hangat warganet. Acara ini menghadirkan dukun, pembaca tarot dan penghitung saju untuk berkencan.
Jika di Indonesia sering menggunakan weton dalam mencari jodoh, maka di Korea Selatan juga menerapkan hal yang sama. Namun mereka menggunakan klan nama, shio, dan hal spiritual lainnya.
Untuk menghitung kecocokan dengan melihat klan nama dan shio biasanya warga Korea akan mendatangi peramal yang bisa menghitung saju di dukun. Eksistensi pembaca tarot juga masih memiliki peminat di wilayah Korea Selatan.
Lalu bagaimana jika mereka berada dalam satu rumah untuk mencari jodoh?
Inilah variety show pertama yang berhasil mengumpulkan orang-orang berprofesi dukun, pembaca tarot, dan penghitung saju dalam satu rumah untuk saling kencan, yaitu Possessed Love.
Inilah fakta menarik tentang variety show Possessed Love yang sangat kreatif dalam mendesain program kencan antara dukun, pembaca tarot, dan penghitung saju itu.
- Mengundang Dukun atau Peramal Milenial
Pertama kali mendengar dating show akan rilis, maka bayangan pertama mengenai acara tersebut adalah acara kencan untuk siapa?
Setelah mengetahui Possessed Love adalah dating show khusus untuk dukun dan peramal, pastinya banyak penonton yang mengira pesertanya adalah orang-orang berumur.
Namun pemikiran tersebut terbantahkan dengan hadirnya peserta Possessed Love yang merupakan kelahiran generasi milenial.
- Memilih Orang Hanya dengan Melihat Shio dan Tanggal Lahir
Pertaruhan konsep dating show yang unik selalu jadi tantangan bagi para produser dating show di Korsel. Salah satunya konsep kencan yang ada di Possessed Love.
Jika biasanya di dating show peserta dapat memilih teman kencannya setelah melihat peserta secara langsung, namun itu tidak terjadi di Possessed Love.
Sebelum semua peserta dipertemukan di satu rumah, setiap peserta harus memasuki gua yang telah menampilkan gantungan identitas orang yang berisi shio dan tanggal lahir tanpa keterangan nama.
Semua peserta berkesempatan memilih satu gantungan yang dianggap cocok dengan kepribadiannya. Karena tidak menunjukkan nama ataupun wajah di gantungan identitas tersebut, maka setiap peserta mengandalkan keahlian profesinya.
Ada yang memilih gantungan identitas dengan cara menghitung saju terlebih dahulu, ada juga yang harus membaca tarot, dan ada dukun yang menggunakan ramalan bendera untuk alasan memilih.
- Menyembunyikan Identitas
Dalam peraturan yang harus ditaati para peserta di Possessed Love adalah tidak saling memberitahu identitas masing-masing. Di beberapa episode awal setiap orang hanya akan bisa menebak-nebak profesi setiap orang.
Namun di episode pertengahan, setiap orang memiliki kesempatan mengungkap profesi masing-masing sesuai dengan arahan tim produksi.
Selain identitas profesi yang harus ditutupi setiap peserta, identitas mengenai tanggal lahir tiap peserta juga harus dijaga kerahasiaannya karena berkaitan dengan agenda kirim pesan.
- Identitas Pengirim Pesan dari Shio
Di setiap program dating show akan ada agenda mengirim pesan kepada orang yang membuat hatinya bergetar di hari itu. Kemudian pesannya akan dikirim dengan kalimat seperti ’’satu orang telah memilihmu’’
Membandingkan dengan dating show seperti di atas akan berkebalikan dengan cara peserta Possessed Love selama proses bertukar pesan.
Hal tersebut karena di acara Possessed Love hanya akan menampilkan identitas shio pengirim ke penerima pesan. HILMY HIDAYANA
Editor : Imron Arlado