JPRM - Hastag Justice For Nova saat ini trending di media sosial X. Tagar ini muncul karena adanya unggahan dari akun X mengenai catatan terakhir dari seorang penulis AU (Alternative Universe) bersama Nova Siswanto. Yang mengungkap karyanya telah diplagiasi oleh Aru.
Catatan kronologi ini diunggah oleh Nova pada akun Instagramnya @novasiswanto pada awalnya ia membuat point of view (POV) di akun tiktok @mencintaimantan yang berjudul Abang Juna.
4 Maret 2024
Nova menghubungi pihak penerbit Cloud Books untuk menerbitkan karyanya namun mendadak dibatalkan lantaran kesehatan Nova sedang terganggu.
25 April 2024
Nova menghubungi pihak penerbit Tekad.id karena pihaknya pernah menawarkan kontrak kepada Nova. Setelah itu pihak penerbit meminta sinopsis dan outline-nya.
30 April 2024
Penerbit Tekad.id kembali menghubungi Nova karena tidak bisa menerbitkan naskahnya lantaran tidak sesuai dengan pangsa pasar mereka yang 17 tahun ke bawah. Sementara, cerpen Nova bernuansa 17 tahun plus. Akhirnya pihak penerbit dan Nova sepakat mengganti judul.
14 Mei 2024
Nova menghubungi pihak penerbit untuk menyampaikan perihal kemiripan pada POV Brahmana Family dan belum mendapatkan konfirmasi dari penerbit Tekad.id dan Aru mengunggah story pada Instagramnya pada 15 Mei 2024.
Aru memberikan pernyataan bahwa tulisannya tidak memplagiasi karya orang lain dan murni dari idenya sendiri.
17 Mei 2024
Nova menghubungi Aru melalui pesan di Instagram dan membahas mengenai AU yang telah ditayangkan di akun tiktoknya.
30 Mei 2024
Nova akhirnya mendapatkan nomor whatsapp Aru dan menghubunginya. Dan Aru beralasan jika ia tidak pernah membaca AU yang diunggah Nova. Ia menegaskan bahwa cerita yang dibuat tidak terinspirasi dari cerita Nova.
Nova pun menanggapi ia merasa aneh. ’’Kenapa premis kita sama persis. Banyak adegan yang kamu buat itu sama dengan adegan yang aku buat. Lalu soal kecelakaan dan amputasi itu gimana? Kamu publish persis sehari setelah aku publish,’’ katanya. Dan Aru tetap ngotot dengan pendiriannya.
6 Juli 2024:
Nova mengunggah pernyataan di akun instagramnya bahwa “Alur, Penokohan, konflik, dapat dikatakan mirip satu sama lain. Hubungan Keluarga status penokohannya, isi chat yang pada intinya membahas hal yang sama yang hanya beda dibentuk percakapanya.”
Nova juga berpikir bahwa tidak sengaja sama tetapi setelah diperhatikan adanya kesamaan waktu yang begitu berdekatan. ’’Saya update di Tiktok tanggal 17 maret abangnya kecelakaan lalu Akararutalaa atau Aru update lagi tanggal 18 Maret abangnya kecelakaan.
Saat ini pihak Aru dalam unggahan Instagramnya @akararutalaa, telah meminta maaf atas keramaian yang telah terjadi serta pihak Nova telah mengeluarkan Surat Pernyataan Sikap dan adanya proses penarikan buku yang telah diterbitkan secara bertahap di toko buku. (Audy)
Editor : Imron Arlado