Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Intip Profil Lengkap Rio Haryanto, Mantan Pembalap F1 yang Resmi Lamar Keponakan Sandiaga Uno

Imron Arlado • Selasa, 28 Mei 2024 | 00:43 WIB
Rio Haryanto//Jawa Pos
Rio Haryanto//Jawa Pos

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Rio Haryanto merupakan mantan pembalap mobil asal Indonesia yang memiliki karir cemerlang pada masanya.

Dia pernah mengikuti kompetisi dalam ajang F1 yang bergabung dengan tim Manor Racing pada musim 2016.

Rio, sapaan akrabnya, menjadi salah satu pembalap kebangsaan Indonesia pertama yang bisa membalap di level Seri GP2 dan Formula satu atau F1.

Rio Haryanto yang kerap disapa Rio ini lahir pada 22 Januari 1993 di Solo, Jawa Tengah.

Rio Haryanto//Jawa Pos
Rio Haryanto//Jawa Pos

Pria yang tahun ini berumur 31 tahun merupakan anak dari pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati.

Dia merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Bagaikan buah jatuh tak jauh dari pohonnya, sang ayah memiliki latar belakang yang menarik, yaitu seorang pembalap veteran nasional, pernah mengikuti ajang kompetisi balap pada 2003.

Begitu pun, kakak-kakaknya yang mengikuti jejak sang ayah, termasuk dirinya. Sang ayah dalam mendidik anak-anaknya selalu mengajarkan untuk bersikap rendah hati, disiplin, dan dermawan.

Kakak pertamanya, Roy pernah mengikuti ajang Formula Atlantik pada tahun 1998, kakak keduanya, Ricky juga sempat berkompetisi di ajang dunia balap, dan kakak ketiganya, Ryan pernah mengikuti ajang kompetisi balap Formula Asia. Keluarga ini memang memiliki ketertarikan yang kuat terhadap dunia balap.

Pada tahun 1999, perjalanan karier Rio Haryanto baru dimulai ketika ia masih menginjak pendidikan SD, tepatnya ketika berusia 6 tahun.

Dia suka sekali terhadap tantangan dan itu dia lakukan bersama ayahnya.

Dia mengawali karirnya dengan mengemudikan gokart. Tak butuh waktu lama untuk menunjukkan bakatnya di dunia balap, dia mulai dengan memenangkan cadet gokart nasional.

Rio Haryanto//Jawa Pos
Rio Haryanto//Jawa Pos

Pada tahun 2005 dan 2006, Rio bahkan mendapatkan penghargaan Best Gokart dari Ikatan Motor Indonesia berkat bakatnya yang luar biasa tersebut.

Pencapaiannya tak berhenti disitu saja, pada Juni 2008 dia berhasil menjuarai Kejuaraan Asia Karting Terbuka pada seri pertama yang diadakan di Sirkuit Guia, Macau, China. Tahun-tahun berikutnya dia berhasil mendapatkan 14 podium.

Dia memiliki cita-cita untuk berkompetisi di arena F1. Untuk mewujudkannya, ia memutuskan untuk meninggalkan tanah air untuk mengikuti ajang GP3 Europe Series 2010.

Dalam perjalanan karirnya dia selalu berhasil meraih prestasi dari berbagai kompetisi yang diikutinya.

Meski disibukkan dari berbagai musim kompetisi, dia juga tetap menjaga kondisi tubuh dan staminanya dengan tetap rajin berolahraga. Di juga tidak melupakan pendidikannya yang sedang berkuliah di Anglia Ruskin University.

Kemudian berkat dari kerja keras dan kegigihannya, pada Februari 2016 Rio secara resmi diumumkan menjadi pembalapnya musim 2016 mendampingi Pascal Wehrlein,  oleh Manor Racing selaku tim balap F1.

Cita-citanya kini tercapai, dan menjadikan Rio menjadi salah satu pembalap asal Indonesia yang pertama dalam sejarah yang bergelut dalam ajang bergengsi tersebut.

Namun, perjalanannya tak semudah itu, pada musim pertama dia bergabung di F1 bersama Manor Racing dia belum bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

Serta dana yang dibutuhkan untuk mengikuti kejuaraan F1 bisa dikatakan cukup memberatkan, yaitu 15 Juta Euro atau senilai Rp 226 Miliar.

Rio yang pada saat itu masih ada utang pada tim manor sebesar 7 juta Euro ini membuatnya posisinya tergantikan dari pembalap utama berubah status menjadi cadangan.

Rio Haryanto//Jawa Pos
Rio Haryanto//Jawa Pos

Hingga akhirnya, pada pertengahan musim 2016, dia memutuskan untuk keluar dari tim F1 karena masalah keuangan.

Kini, dia sudah tidak bergelut lagi di bidang balap mobil. dilansir dari aktivitas yang diposting di media sosial pribadinya, dirinya masih bergelut di bidang olahraga, yaitu olahraga golf.

Selain itu, Rio juga disibukkan dengan mengurus bisnisnya di bidang percetakan dan kuliner yang bernama PT Solo Murni atau dikenal juga dengan Kiky.

Pada tahun 2024, tepatnya 26 Mei 2024, dirinya melamar Athina Papadimitriou, yang merupakan keponakan Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Momen bahagia tersebut dibagikan di instagram milik Sandiaga Uno. (Firza Aulia)

 

Editor : Imron Arlado
#Majapahit #mojokerto balap #bisnis rio haryanto #rio haryanto #Rio Haryanto Tunangan