JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Masa remaja merupakan masa peralihan dan perkembangan dari anak-anak menuju dewasa. Masa ini ditandai dengan masa labil serta pencarian jati diri. Pengawasan orang tua dan lingkungan yang baik sangat berperan penting dalam fase ini. Apabila remaja mengalami pergaulan bebas di lingkungan yang buruk, maka akan terjadi kasus perundungan atau bullying.
Perundungan merupakan suatu kasus kekerasan dalam bentuk verbal dan non verbal secara terus menerus yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan tujuan untuk menyakiti hingga memberikan rasa trauma terhadap korban. Berikut lima cara mencegah bullying yang disunting dari berbagai sumber.
- Pencegahan Dimulai melalui Anak
Peran penting orang tua dalam mendidik anak sangat dibutuhkan untuk membentuk kepribadian seorang anak. Anak anak perlu didorong serta diawasi agar dapat melawan tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan sekitar, cara yang dapat dilakukan antara lain seperti, memberikan Pendidikan untuk memilih kelompok bermain, seta mengajarkan anak untuk mengolah emosi saat mengalami perundungan.
- Waspada
Sebuah perilaku yang dianggap hanya sebagai candaan terkadang dapat membuat seseorang tersinggung sehingga dapat menyebabkan stres serta menjadi sebuah indikator terjadinya perundungan. Apabila hal ini tidak segera ditangani dengan baik maka akan memberikan dampak negatif bagi kehidupan seseorang.
- Hadapi Pelaku Bullying
Suatu Tindakan bullying sangat dikecam keras oleh pemerintah, peran guru sangat penting dalam mengajak serta memahami dengan bicara serta mempertanyakan alasan dari tindakan sang pelaku perundungan. Cara ini perlu dilakukan secara privasi tanpa ada pelibatan dari orang lain.
- Mencegah Dari Lingkungan Masyarakat
Pencegahan tidak hanya terjadi di lingkungan keluarga atau di lingkungan sekolah tapi perlu dilakukan di lingkungan masyarakat maupun online. Membangun suatu kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak dapat dimulai sejak dini seperti, mengajarkan kelompok muda melakukan berbagai kegiatan sosial.
- Menanggapi Laporan Bullying
Sebuah kewajiban dari sang guru untuk selalu siap dalam menanggapi laporan kasus bullying seperti ancaman, dan intimidasi. Guru wajib menunjukan sebuah kepedulian, apabila siswa korban bullying menceritakan kisah selama mengalami kekerasan baik verbal dan non verbal. (Tim Penyunting Satria Putra)
Editor : Imron Arlado