Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bahaya Bullying. Inilah pentingnya Mengetahui Lima Cara Mencegah Terjadinya Perundungan

Imron Arlado • Minggu, 5 Mei 2024 | 15:25 WIB
LAPORAN: Sebuah kewajiban dari sang guru untuk selalu siap dalam menanggapi laporan kasus bullying. (foto dok. Jawa Pos)
LAPORAN: Sebuah kewajiban dari sang guru untuk selalu siap dalam menanggapi laporan kasus bullying. (foto dok. Jawa Pos)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Masa remaja merupakan masa peralihan dan perkembangan dari anak-anak menuju dewasa. Masa ini ditandai dengan masa labil serta pencarian jati diri. Pengawasan orang tua dan lingkungan yang baik sangat berperan penting dalam fase ini. Apabila remaja mengalami pergaulan bebas di lingkungan yang buruk, maka akan terjadi kasus perundungan atau bullying.

Perundungan merupakan suatu kasus kekerasan dalam bentuk verbal dan non verbal secara terus menerus yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan tujuan untuk menyakiti hingga memberikan rasa trauma terhadap korban. Berikut lima cara mencegah bullying yang disunting dari berbagai sumber.

BULLYING: Perundungan adalah suatu kasus kekerasan dalam ruang lingkup verbal dan non verbal secara terus menenerus. (foto dok. Jawa Pos)
BULLYING: Perundungan adalah suatu kasus kekerasan dalam ruang lingkup verbal dan non verbal secara terus menenerus. (foto dok. Jawa Pos)
  1. Pencegahan Dimulai melalui Anak

Peran penting orang tua dalam mendidik anak sangat dibutuhkan untuk membentuk kepribadian seorang anak. Anak anak perlu didorong serta diawasi agar dapat melawan tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan sekitar, cara yang dapat dilakukan antara lain seperti, memberikan Pendidikan untuk memilih kelompok bermain, seta mengajarkan anak untuk mengolah emosi saat mengalami perundungan.

MENDIDIK: Mendidik anak sangat dibutuhkan untuk membentuk perilaku anak. Anak anak perlu didorong serta diawasi agar dapat melawan Tindakan perundungan. (foto dok. Jawa Pos)
MENDIDIK: Mendidik anak sangat dibutuhkan untuk membentuk perilaku anak. Anak anak perlu didorong serta diawasi agar dapat melawan Tindakan perundungan. (foto dok. Jawa Pos)
  1. Waspada

Sebuah perilaku yang dianggap hanya sebagai candaan terkadang dapat membuat seseorang tersinggung sehingga dapat menyebabkan stres serta menjadi sebuah indikator terjadinya perundungan. Apabila hal ini tidak segera ditangani dengan baik maka akan memberikan dampak negatif bagi kehidupan seseorang.

WASPADA: Sebuah perilaku yang dianggap hanya sebagai candaan terkadang dapat membuuat seseorang tersinggung. (foto dok. Jawa Pos)
WASPADA: Sebuah perilaku yang dianggap hanya sebagai candaan terkadang dapat membuuat seseorang tersinggung. (foto dok. Jawa Pos)
  1. Hadapi Pelaku Bullying

Suatu Tindakan bullying sangat dikecam keras oleh pemerintah, peran guru sangat penting dalam mengajak serta memahami dengan bicara serta mempertanyakan alasan dari tindakan sang pelaku perundungan. Cara ini perlu dilakukan secara privasi tanpa ada pelibatan dari orang lain.

HADAPI: Cara ini perlu dilakukan secara privasi tanpa ada libatan dari orang lain. (foto dok. Jawa Pos)
HADAPI: Cara ini perlu dilakukan secara privasi tanpa ada libatan dari orang lain. (foto dok. Jawa Pos)
  1. Mencegah Dari Lingkungan Masyarakat

Pencegahan tidak hanya terjadi di lingkungan keluarga atau di lingkungan sekolah tapi perlu dilakukan di lingkungan masyarakat maupun online. Membangun suatu kelompok masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak dapat dimulai sejak dini seperti, mengajarkan kelompok muda melakukan berbagai kegiatan sosial.

ONLINE: Membangun suatu kelompok Masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak. (foto dok. Jawa Pos)
ONLINE: Membangun suatu kelompok Masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak. (foto dok. Jawa Pos)
  1. Menanggapi Laporan Bullying

Sebuah kewajiban dari sang guru untuk selalu siap dalam menanggapi laporan kasus bullying seperti ancaman, dan intimidasi. Guru wajib menunjukan sebuah kepedulian, apabila siswa korban bullying menceritakan kisah selama mengalami kekerasan baik verbal dan non verbal. (Tim Penyunting Satria Putra)

Editor : Imron Arlado
#tips sehat #bullying anak #cara menghadapi bullying