JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Popularitas camping ground di Mojokerto membuat banyak pengunjung dari luar kota tertarik untuk berlibur saat akhir pekan. Munculnya camping ground sendiri bagaikan jamur saat musim hujan. Semakin banyak spot baru dengan fasilitas yang makin lengkap. Berikut rekomendasinya…
- Alas Veenuz
Di Alas Veenuz Anda bisa memilih untuk piknik atau camping. Dua opsi itu sama-sama menyenangkan. Sebab, anda bisa bersantai sambil menikmati pemandangan alam yang hijau. Wisata yang satu ini cocok untuk pengunjung yang mungkin sedang jenuh dengan hiruk pikuk perkotaan.
Berlokasi di Jalan Trawas-Mojosari, Desa Sukosari, kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, destinasi wisata ini beroperasi setiap hari selama 24 jam. Untuk berkunjung di tempat ini, Anda tidak perlu melakukan reservasi.
- Kalisegon
Camping pinggir sungai kini menjadi pilihan favorit bagi kebanyakan orang yang ingin merasakan berkemah dengan suasana yang berbeda. Walaupun masih baru, namun Kalisengon Riverside Camping Ground and Eatery, telah berhasil mencuri perhatian para pengunjung dengan fasilitas yang ditawarkan dan konsep yang menarik.
Dengan area camping yang terletak di pinggir sungai, para pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil merasakan suara gemericik air yang mengalir, dan udara yang sejuk.
Selain itu, tersedia berbagai fasilitas yang ditawarkan. Seperti river tubing, private camp, paket tenda deck kayu dan tanpa deck kayu, serta sewa peralatan tenda.
- Locca lodge
Ingin merasakan bermalam dengan suasana hutan yang asri dan sejuknya pegunungan? Anda bisa menginap di Locca Lodge di Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Penginapan dengan tema glamping. Terdapat bangunan berbentuk piramid pada setiap titik di tengah hutan pinus, suasananya nyaman dan sejuk cukup terasa.
Dengan pemandangan perbukitan dan hutan pinus akan menyapa para pengunjung Locca Lodge Trawas, Locca Lodge adalah penginapan bertema glamping dengan kamar keluarga, kamar doubel bed dengan pemandangan taman, dan tenda.
Locca Lodge di setiap kamar terdapat fasilitas kasur, meja, kursi, televisi, dan toilet. Terdapat jacuzzi pada kamar tipe Family. Para wisatawan dapat mendirikan tenda sendiri pada area camping yang telah disediakan. Menikmati suasana hutan dan dekat dengan alam.
Buah hati dapat berinteraksi dan bermain dengan hewan yang ada di Locca Lodge seperti burung macaw jinak berwarna-warni. Ada juga kuda yang bisa ditunggangi, pastikan selalu didampingi oleh pawang kuda.
Saat malam hari pengunjung Locca Lodge dapat membuat api unggun, fasilitas ini sudah tersedia di Locca Lodge. Suasana dingin di hutan akan terasa hangat dari api unggun, bisa membuat jagung bakar bersama keluarga.
- Gubug Marawati
Gubug Marawati ini menyuguhkan fasilitas camping di tepi sungai dengan pemandangan Gungung Welirang. Lokasinya terletak di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Gubug Marawati menyediakan 13 tenda dengan dek kayu.
Sekilas anda akan merasakan sensasi berkemah di atas sungai. Air sungai Kali Kromong mengalir di sepanjang tempat wisata ini. Selain menyediakan fasilitas camping yang syahdu, Gubug Marawati juga menyediakan water Tubing. Area Gubug Marawati memiliki luas 0,4 hektar. Rasanya tak cukup waktu anda untuk menjamah setiap sisi wisata alam buatan ini.
Pengelola juga menyediakan fasilitas tambahan berupa tanah lapang yang cukup luas di tengah wisata ini. Sekurang-kurangnya tanah lapang ini mampu menampung 20 tenda sekaligus. Seluruhnya dilengkapi dengan aliran listrik sehingga tidak perlu khawatir dengan gawai anda.
- Suwon Camp
Masih di Trawas Mojokerto, ada tempat camping yang menyuguhkan indahnya Gunung Penanggungan dan Welirang. Yaitu Suwon Camp. Di lokasi ini juga ada pilihan campervan dan glamping. Jadi kamu bisa nge-camp dengan mobil pribadi atau menginap di bangunan permanen tapi ala-ala camping.
Camping ground yang berlokasi di jalan Tamiajeng, Trawas, Mojokerto ini fasilitasnya lengkap. Tersedia musala dan kamar mandi yang dilengkapi air panas. Harga sewa lahan dan sewa tenda di sini mulai Rp 75. 000 - 180. 000 aja dengan kapasitas maksimal 6 orang per tenda. Bebas bawa perbekalan dan bebakaran juga. ( Mia Chalimatus Syaidah)
Editor : Imron Arlado