Jumlah pengguna kereta api diperkirakan terus naik mendekati hari raya hingga setelahnya.
KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 10.659 orang telah dan akan berangkat dari Stasiun Mojokerto selama periode angkutan Lebaran 31 Maret-21 April.
Kesibukan terlihat dari aktivitas ratusan penumpang di Stasiun Mojokerto selama seharian kemarin. Pada masa mudik H-7 Lebaran ini, sebanyak 403 orang tercatat meninggalkan bumi Majapahit menggunakan moda kereta api.
’’Sedangkan pelanggan yang turun di Stasiun Mojokerto berdasarkan data per hari ini tercatat 400 penumpang,’’ ungkap Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.
Luqman mengatakan, peningkatan penumpang kereta api terpantau sejak Minggu (31/3). Sejak hari itu pula, KAI menetapkan masa angkutan Lebaran.
Periode yang ditandai dengan lonjakan jumlah penumpang ini berlaku selama empat pekan sampai 21 April mendatang. Hal ini seiring dengan masih tingginya pemesanan tiket selama hari-hari pascalebaran.
Selama periode angkutan Lebaran, ujarnya, terdapat 10.659 penumpang yang berangkat dari Stasiun Mojokerto. Mereka merupakan pengguna moda transportasi yang naik kereta selama masa arus mudik dan masa arus balik tersebut.
Luqman menyebut, penumpang dengan tujuan luar kota dan luar provinsi paling dominan. ’’Mayoritas tujuan pelanggan di Staisun Mojokerto didominasi dengan KA arah Yogyakarta, Bandung, Jember, dan Banyuwangi,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah