Proses seleksi tiga tim nasional kelompok umur itu berlangsung secara bersamaan di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar, Minggu (10/3).
Sesuai dengan surat Asprov PSSI Jatim, seleksi Timnas U16 putra dibuka untuk pemain Liga 1, 2, 3, serta SSB yang terafiliasi dengan asprov.
Sementara itu, untuk Timnas U20 meliputi pemain Liga 1, 2, dan 3, sedangkan Timnas U17 putri dapat diikuti oleh askab/askot dan klub anggota Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Jatim.
Dari Kabupaten Mojokerto, belasan pemain diberangkatkan untuk mengikuti seleksi U-16.
Mereka meliputi pemain dari SSB Phoenix Mojokerto FC, Gayaman Soccer Academy, Satria Muda Kertosari, Moderat FC, Menanggal FC, dan Majapahit Soccer Academy. ’’Setiap SSB maksimal bisa mengirim 3 pemain, tapi ada yang kirim 2 pemain,’’ ujar Sekretaris Askab PSSI Mojokerto Alfiyah Berliana Hanifa, kemarin.
Kabupaten Mojokerto juga ambil bagian dalam seleksi Timnas U17 putri dengan mengirimkan 4 pemain klub Srikandi Mojopahit FC.
Sementara itu, tak ada satu pun klub Liga 3 di kabupaten yang mengikutkan pemainnya untuk seleksi, baik di Timnas U16 maupun U20.
Di sisi lain, Kota Mojokerto mengirimkan sejumlah pemain untuk seleksi. Klub Liga 3 Persem misalnya, mendelegasikan 3 pemain U16 meliputi M. Rif'at Jocelin Raka, Vicenza Restu, dan Alif Maulana, serta 2 pemain U20 yakni Johan Adi Rangga dan Unggul Brillian. Di Timnas U17 putri, Askot PSSI Kota Mojokerto memberangkatkan 2 pemain andalannya, yaitu Indriana Ria dan Carissa Orianna.
Di Kota Mojokerto sebetulnya terdapat empat SSB terafiliasi asprov yang dapat mengikuti seleksi Timnas U16. Mereka adalah SSB Gen-B, Bina Putra, Internal, dan Sinar Mas. Dua SSB terakhir mengonfirmasi pihaknya tak mengirim pemain untuk mengikuti seleksi timnas karena sejumlah alasan. Sementara itu, manajemen Bina Putra menyatakan turut mengirim pemain meski tak menyebut jumlahnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah