Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Debit Sungai Brangkal Mojokerto Terus Meningkat, Ratusan Warga Ikut Pantau Banjir di Jembatan Cinta Kasih Sayang Sooko

Martda Vadetya • Minggu, 10 Maret 2024 | 06:34 WIB
JADI TONTONAN: Warga berbondong-bondong memadati area Jembatan Cinta Kasih Sayang, Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Sabtu (9/3) malam.
JADI TONTONAN: Warga berbondong-bondong memadati area Jembatan Cinta Kasih Sayang, Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Sabtu (9/3) malam.

SOOKO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Jebolnya tanggul Sungai Brangkal di Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, akibat derasnya debit air yang meningkat, Sabtu (9/3) malam.

Sejumlah wilayah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brangkal semakin waspada. Lantaran debit air belum berkurang.

Salah satunya di wilayah Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko. Melonjaknya debit air Sungai Brangkal terpantau di area Jembatan Cinta Kasih Sayang sejak sekitar pukul 19.00.

"Setelah Magrib itu airnya mulai tinggi. Terus (meningkat) sampai sekarang," terang Supardi, warga setempat. 

Meningkatnya debit air sungai sempat meluber. Lantaran ketinggian air menyamai tinggi jembatan dengan panjang sekitar 50 meter tersebut.

DITUTUP: Jembatan Cinta Kasih Sayang, Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, ditutup sementara akibat debit Sungai Brangkal meningkat, Sabtu (9/3) malam.
DITUTUP: Jembatan Cinta Kasih Sayang, Dusun Daleman, Desa Japan, Kecamatan Sooko, ditutup sementara akibat debit Sungai Brangkal meningkat, Sabtu (9/3) malam.

Praktis, air menggenang hingga ke wilayah permukiman warga. "Sempat peres tadi sampai meluber. Tapi air nggak sampai masuk rumah warga," sebutnya.

Banjir luapan hanya menggenangi jalan desa dengan ketinggian sekitar 10-15 cm. Hal tersebut membuat jembatan warna-warni penghubung wilayah Desa Japan dan Sambiroto tersebut ditutup sementara.

Warga memblokade kedua sisi jembatan dengan sejumlah batang pohon pisang dan kayu. Agar tak dilalui warga yang hendak menyeberang sungai.

"Bahaya kalau dilewati. Airnya deras, mangkannya langsung ditutup (sementara)," kata Supardi. Praktis hal ini membuat warga setempat meningkatkan kewaspadaan.

Namun juga warga berbondong-bondong memadati area jembatan untuk sekadar melihat tingginya debit air yang masih tinggi. "(Tinggi) air nya (relatif) masih stabil. Sedikit di bawah jembatan itu," tandasnya. (vad/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#tanggul jebol #banjir #mojokerto banjir #banjir bandang