Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Wisata Edukasi Berdayakan Petani Setempat 

Fendy Hermansyah • Rabu, 14 Februari 2024 | 19:14 WIB

UTARA SUNGAI: Wisata Bukit Kayoe Putih berada di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
UTARA SUNGAI: Wisata Bukit Kayoe Putih berada di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto — Wisata Bukit Kayoe Putih yang terletak di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto menjadi destinasi wisata sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi petani sekitar.

Petani yang mengalami kegagalan panen, kembali bangkit dengan memanfaatkan lahan yang disediakan. Selama wisata tersebut beroperasi, keuntungan yang didapat terbilang menjanjikan.

Reynaldi Aryaputra, Direktur Pemasaran Wisata Bukit Kayoe Putih, menjadikan tempat tersebut sebagai wisata edukasi.

Terdapat juga wahana atau spot foto yang dapat dikunjungi wisatawan. Wisata itu dibangun mulai 2020 dan dibangun lagi sampai saat ini. Dia mengaku lahan wisata diberi Perhutani terbilang memadai.

"Lahannya itu 6,997 hektare, dan yang baru kami kerjakan belum setengah dari luas lahan tersebut," jelasnya.

Wisata edukasi yang diterapkan bisa dimanfaatkan untuk belajar mengenai berbagai tanaman maupun buah-buahan. Seperti nama wisata tersebut, tanaman edukasi yang diambil juga terkait kayu putih.

"Kita arahkan ke pemberdayaan kayu putih dengan cara kloning, yaitu mencangkok tanaman sehingga menghasilkan tanaman yang persis dengan induknya. Cara tersebut untuk menutupi kebutuhan menanam pohon kayu putih di area hutan Mojokerto yang wilayahnya di utara sungai brantas, Lamongan, Bojonegoro, dan Jombang," terang Rully Effendi, Direktur Utama Wisata Bukit Kayoe Putih. 

Aldi melanjutkan Bukit Kayoe Putih ramai dikunjungi wisatawan setiap Sabtu dan Minggu.

Sedangkan Senin sampai Jumat ada wisatawan dari keluarga dan ibu-ibu PKK yang mengadakan senam di area bukit kayoe putih.

Terdapat wahana yang dapat dijadikan pilihan, yaitu di summer hills. Juga, terdapat kolam renang dewasa, water slide, rumah balon serta wisata petik sayur hidroponik dan buah alami.

Keunikan wisata Bukit Kayoe Putih ini terdapat pada awal ide pembangunan. Dari ide tersebut, Aldi tertarik untuk memberikan kesempatan bagi petani yang terdampak untuk bekerja sama.

"Di sini, terkenal dengan tanaman cabe, jagung dan lainnya. Kami memberikan stan, sehingga petani bisa berjualan, nanti keuntungannya diambil sendiri," ujar pria 24 tahun itu.

Ide wisata Bukit Kayoe Putih dengan menggandeng petani, berawal dari tugas akhir Aldi selama kuliah di Universitas Ciputra, Surabaya.

Dengan bekal jurusan perhotelan dan pariwisata, dia mulai mengelola wisata tersebut dengan tujuan menambah ekonomi masyarakat.

Keberhasilan tersebut tidak hanya dilakukan Aldi sendiri, tetapi ada pihak yang ikut serta, seperti pihak perhutani dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan). (Nailul Mufarichah/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#Bukit Kayoe Putih #wisata #mojokerto