Warga menikmati kawasan pusat kota itu mulai sekedar duduk menikmati semilir angin hingga menemani anak bermain di area playground.
Itu seperti dilakukan Tutut, 53, dan Ike, 39, pengunjung asal Krian, Kabupaten Sidoarjo yang ditemui Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin.
Mereka melepas penat setelah perjalanan jauh memilih bersantai dan menikmati kuliner yang ada di sekitar Alun-Alun.
’’Tempatnya enak buat santai-santai. Banyak tempat duduk. Menikmati angin sepoi-sepoi,’’ ujar Tutut.
Menurutnya, area Alun-Alun sangat cocok untuk liburan keluarga atau hanya sekedar bersantai santai dan menikmati kuliner.
Area tersebut punya banyak fungsi. Salah satunya tentu saja sebagai ruang terbuka hijau.
Sehingga udara di sekitar alun-alun juga terbilang segar. Pada pagi hari, pengunjung suka berolahraga seperti jogging.
Sewaktu sore hari, pengunjung berdatangan disusul para pedagang kaki lima.
Saat malam hari, pengunjung bertambah ramai banyak warga yang memanfaatkan untuk rekreasi dengan keluarga, anak-anak bermain dan orang dewasa bisa membeli jajanan atau hanya sekedar jalan-jalan saja.
’’Sering ke sini waktu liburan sekedar cari makan nyemil-nyemil terus pulang,’’ terangnya.
Pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar tiket masuk Alun-Alun Mojokerto. Sebab tidak ada tiket masuk.
Pengunjung yang membawa kendaraan hanya perlu membayar parkir yang sangat terjangkau.
’’Tempatnya juga ada playground-nya. Jadi, bawa anak enak, ada tempat duduk-duduk buat ibu-ibu. Tempatnya juga sudah diperbaiki lebih bagus,’’ imbuhnya seraya menyebutkan area alun-alun juga punya banyak spot foto. (mia/fen)
Editor : Fendy Hermansyah