Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Innalillahi! Bocah Berkebutuhan Khusus Terlindas Kereta di Jalur Ganda Rel Underpass Benteng Pancasila Kota Mojokerto

Farisma Romawan • Minggu, 10 Desember 2023 | 03:10 WIB
MALANG TAK DAPAT DITOLAK: Relawan mengevakuasi jasad korban dari rel Kereta Api (KA) di Underpass lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (9/12) sore.
MALANG TAK DAPAT DITOLAK: Relawan mengevakuasi jasad korban dari rel Kereta Api (KA) di Underpass lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (9/12) sore.

KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Sesosok remaja tewas tertabrak kereta api (KA) Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya di underpass rel KA Lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Sabtu (9/12) sore.

Ok, 17, remaja berkebutuhan khusus ini tewas seketika di lokasi dengan luka parah di sekujur tubuhnya usai terlindas KA jarak jauh.

Korban langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan visum. 

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.58 atau lima menit setelah KA Argo Wilis bertolak dari stasiun Mojokerto menuju Stasiun Gubeng Surabaya. Saat itu, korban sempat terlihat bermain kendang sendirian di atas rel.

Lalu terlihat menyeberang ke sisi utara menghampiri seseorang di warung terdekat. Tak berselang lama, korban kembali menyeberang rel dan bersamaan melintas KA Argo Wilis dari stasiun. 

Disinilah petaka terjadi, korban yang diduga tuna rungu ini tak mendengar adanya KA. Hingga akhirnya korban tertabrak dan terseret 20 meter dari lokasi.

''Dia itu main kendang di atas rel sendiri. Lalu nggak tahu kok tiba-tiba ada kejadian (tertabrak KA) seperti ini. Tadi dia habis beli krupuk dan selang beberapa menit kemudian tertabrak,'' ungkap Agus Triono, warga setempat.

Sebelum peristiwa naas itu terjadi, korban diduga sempat dipanggil Wi, sang ayah. 

Namun entah mengapa, korban lalu kembali ke lokasi dengan menyeberang rel. ''Katanya sih dipanggil orang di warung. Nggak tahu siapa, kata orang-orang sih ayahnya,'' tandasnya.

Widodo yang berada di lokasi tak kuasa menahan rasa tangis melihat sangat buah hati tewas dengan kondisi mengenaskan.

Tak banyak waktu bagi petugas untuk mengevakuasi korban dari lokasi. Mengingat padatnya lalu lintas KA menjelang libur Natal dan Tahun Baru. 

''Kayaknya dia (korban, Red) nggak tahu kalau rel double track ini sudah aktif dua-duanya,'' tandasnya. Sampai petang kemarin, tim satlantas Polres Mojokerto Kota telah menggelar olah TKP.

Ditemukan sejumlah benda seperti kendang dari paralon hingga potongan tubuh korban so lokasi.

''Masih kami lakukan identifikasi dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,'' pungkas Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Aipda Deky Hariyadi. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#tabrak #kota #kereta #mojokerto #pancasila #benteng