Diduga, kecelakaan adu moncong tersebut dipicu korban yang mendadak melaju hilang kendali.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, korban yang mengendarai motor Honda Vario nopol S 6421 NAF melaju dari arah Trawas.
"Lokasi kecelakaan masuk Desa Sukosari dekat rumah makan Bu Rajab," ujar Udi salah seorang relawan di lokasi.
Di lokasi, mendadak motor matic yang dikendarai Nursalim melaju hilang kendali. Hingga motor korban masuk ke jalur lawan.
Nahas saat itu juga tengah melaju Mobil Toyota Kijang nopol L 1274 NG yang dikemudikan Adi Lukman Hakim, 31, dosen asal Dusun/Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, yang melaju dari arah Mojosari.
Tak pelak, kecelakaan adu moncong pun tak terelakkan. "Pengendara motor meninggal di lokasi," terangnya.
Hal ini karena korban mengalami luka serius di kepala. Tak lain akibat kerasnya benturan antara motor dan mobil.
Itu dibuktikan dengan kondisi motor korban yang ringsek parah. Sedangkan Lukman, pengemudi mobil, selamat dari maut.
Diduga, kecelakaan maut tersebut dipicu korban yang berkendara dalam kondisi di bawah pengaruh minuman beralkohol.
"(Jasad) korban dievakuasi ke RSUD Sumberglagah. Waktu dievakuasi, kemungkinan korban dalam kondisi mabuk. Karena tercium bau (minuman) alkohol," tandas Udi.
Insiden kecelakaan berujung maut tersebut langsung ditangani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto.
Petugas di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Penyebab kecelakaan karena faktor manusia. Diduga, pengendara motor lalai dan kurang konsentrasi saat berkendara," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko, terpisah. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah