Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kenakan Jilbab, Pria Terekam CCTV Bobol Warung di Mojokerto, Sambar Empat Buah Degan, Keripik, dan Parang

Moch. Chariris • Minggu, 1 Oktober 2023 | 03:30 WIB

BUKAN YANG PERTAMA: Pelaku pencurian terekam CCTV beraksi di warung es degan Jalan Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kamis (28/9) dini hari.
BUKAN YANG PERTAMA: Pelaku pencurian terekam CCTV beraksi di warung es degan Jalan Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kamis (28/9) dini hari.
KRANGGAN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pencurian terekam CCTV (closed circuit television) terjadi di warung es degan dan bakso, di Jalan Raya Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Uniknya, pelaku pembobolan pada Kamis (28/9) dini hari tersebut, diduga seorang pria yang sengaja mengenakan jilbab untuk menutupi wajahnya. 

”Kalau melihat rekaman CCTV, pelakunya bukan perempuan. Kelihatannya pria, tapi dia mengenakan jilbab hitam,” ungkap Titik Kustiar Ningsih, korban sekaligus pemilik warung es degan kepada Jawa Pos Radar Mojokerto

Kasus pencurian baru diketahui Titik kesokan harinya, Jumat (29/9) pagi. Saat membuka warung pukul 09.00, warga Lingkungan/Kelurahan/Kecamatan Kranggan tersebut dikejutkan beberapa dagangan dalam warung hilang.

Aksi pelaku yang terekam CCTV diketahui mencuri keripik, empat buah degan, dan satu parang (bendo).

”Yang saya khawatirkan bendonya. Takutnya dibuat hal yang tidak baik oleh pelaku,” imbuh wanita 46 tahun ini. 

Dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar 4.53 detik ini, pelaku berhasil masuk warung setelah menjebol tembok lalu membuka pintu belakang.

Dari tangkapan kamera intai, tampak pelaku seorang pria. Dia mengenakan hijab warna hitam, berbaju kotak-kotak putih-hitam, bercelana pendek, dan memakai masker putih. 

Di dalam warung, pelaku diperkirakan berusia antara 30-40 tahun ini, tampak mondar-mandir mencari sasaran.

Seperti menggeledah dagangan di meja, warung sisi belakang, meja depan, hingga belakang.

Karena tidak menemukan uang, pelaku lantas menyambar keripik, degan, dan membawa kabur parang.

”Total kerugiannya tidak banyak, mungkin sekitar Rp 150 ribu. Yang mahal itu bendo-nya,” tegas dia. 

Korban mengaku tidak mengenali pelaku karena wajahnya tertutup masker dan jilbab.

BUKAN YANG PERTAMA: Pelaku pencurian terekam CCTV beraksi di warung es degan Jalan Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kamis (28/9) dini hari.
BUKAN YANG PERTAMA: Pelaku pencurian terekam CCTV beraksi di warung es degan Jalan Raden Wijaya, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kamis (28/9) dini hari.

Namun, dari rekaman CCTV, pelaku berperawakan pria dan mengenakan celana pendek warna hitam.

”Ini bukan yang pertama kali, tapi sudah keempat kalinya,” tambah dia. Dalam kurun waktu dua bulan, warung es degan milik Titik sudah dua kali disatroni.

Sebelumnya, pelaku menyambar kotak amal anak yatim dan bendo. ”Tidak tahu berapa uang di kotak amal itu. Cuma, setiap ada pencurian bendo untuk memangkas degan selalu hilang,” tandas Titik.                                                 

Belakang diketahui, warung es degan ini diketahui buka dari jam 9 pagi hingga 4 sore. Diduga pelaku sebelumnya sudah mengetahui jam buka warung dan memilih beraksi malam hari.

”Pedagang di sekitar lokasi juga resah. Karena bukan warung saya saja yang dibobol. Malah sudah ada empat warung ikut jadi sasaran pencurian, dan biasanya waktunya bersamaan,” imbuh Titik. (firman/ris)

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #pria #jilbab #mojokerto #maling