Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tim Sepak Bola Kabupaten Mojokerto Protes ke Komdis

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 14 September 2023 | 14:35 WIB

TENSI TINGGI: Tim sepak bola Kabupaten Mojokerto (merah) melawan Sidoarjo di babak semifinal porprov, Selasa (12/9) malam.
TENSI TINGGI: Tim sepak bola Kabupaten Mojokerto (merah) melawan Sidoarjo di babak semifinal porprov, Selasa (12/9) malam.
Merasa Dicurangi Wasit, Kini Bidik Perunggu

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kontroversi mewarnai semifinal sepakbola Porprov VIII Jatim/2023 antara Sidoarjo dengan Kabupaten Mojokerto di Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (12/9) malam.

Tim Kabupaten Mojokerto merasa seharusnya mendapat penalti karena dilanggar di depan gawang lawan.

Usai laga yang berakhir dengan kekalahan 0-1 tersebut, hari ini (14/9), skuad Bumi Majapahit akan berhadapan dengan Kota Kediri untuk memperebutkan medali perunggu.

Pertandingan yang berlangsung sejak pukul 18.00 itu berjalan dengan tensi tinggi. Gol semata wayang Sidoarjo dicetak Jonathan Arya Prawira lewat titik putih pada menit 26.

Wasit Achmad Romadhon memberi hadiah penalti kepada tuan rumah karena pelanggaran yang dilakukan kapten Reno Eka Saputra.

Kontroversi kemudian terjadi pada menit 69. Wasit asal Blitar tersebut tak menganggap ada pelanggaran ketika pemain Kabupaten Mojokerto terjatuh di depan gawang lawan.

’’Kita seharusnya dapat penalti dan lawan diberi kartu merah,’’ protes pelatih kepala sepak bola Kabupaten Mojokerto Teddy Arif Prianto, kemarin (13/9).

Menurutnya, pemain Sidoarjo pantas diusir keluar lapangan karena menarik baju M. Risky di kotak penalti.

Akibat tarikan tersebut, pemain nomor punggung 10 yang sudah lolos dari kejaran lini belakang lawan dan melewati kiper tersebut gagal menceploskan bola. ’’Wasit sangat merugikan tim Kabupaten Mojokerto,’’ lontarnya.

Keunggulan 1-0 tuan rumah bertahan hingga laga usai. Kekalahan ini mengubur mimpi Kabupaten Mojokerto mengukir sejarah baru lolos ke partai final untuk kali pertama di ajang porprov.

Teddy menyatakan, manajemen telah melaporkan wasit ke PSSI Jatim karena keputusan yang dianggap tak adil. ’’Kami protes ke komdis dan pandis (panitia disiplin) agar wasit dihukum,’’ tandasnya.

Di sisi lain, laga mengecewakan itu mesti segera mereka lupakan. Pasalnya, skuad Bumi Majapahit harus menghadapi pertandingan perebutan juara ketiga, Kamis (14/9).

Usai menelan kekalahan pahit, Teddy memastikan anak asuhnya siap bertempur untuk membawa pulang medali perunggu.

’’Mental pemain saya Insyaallah sudah pulih dan siap menghadapi pertandingan,’’ tegas eks pelatih PSMP itu. Laga terakhir ini akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pukul 18.00. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#sepak bola #porprov #mojokerto #tim