Momentum Menambah Kebaikan dan Kemaslahatan, Pembukaan Muktamar ke-35 NU Dihadiri Ribuan Nahdliyin

Moch. Chariris • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:52 WIB
MENYAPA NAHDLIYIN: Presiden RI Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada warga NU sebelum memasuki lokasi pembukaan Muktamar ke-35 NU, di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8). (Chariris/JPRM)
MENYAPA NAHDLIYIN: Presiden RI Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada warga NU sebelum memasuki lokasi pembukaan Muktamar ke-35 NU, di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8). (Chariris/JPRM)

JOMBANG - Pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8) sore, dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah di Indonesia. Selain Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran kabinet Merah Putih, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), opening ceremony agenda permusyawaratan tertinggi di tubuh NU ini juga dihadiri perwakilan PWNU, PCNU, lembaga, banom, dan Nahdliyin se-Nusantara.

Sejak pagi mereka sudah memadati area venue pembukaan yang dipusatkan di Lapangan Untung Suropati sembari menunggu kedatangan Presiden Prabowo Subianto, yang sekaligus secara resmi membuka Muktamar ke-35 NU. Prabowo hadir di Kota Santri setelah menempuh perjalanan udara menggunakan helikopter dan landing di Stadion Merdeka Jombang.

Selama menuju lokasi muktamar, orang nomor satu di Indonesia ini terus menyapa warga dan muktamirin yang menyambutnya di sepanjang jalan akses penghubung Jombang-Tuban, dan Lamongan.

TOKOH MUDA NU: KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar) saat menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
TOKOH MUDA NU: KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar) saat menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Prabowo Masuk melalui Pintu Samping

Area pembukaan yang sudah dipenuhi sekitar 3.000 lebih muktamirin dan undangan tersebut mengharuskan pihak panitia membatasi siapa pun yang ingin mengikuti pembukaan di tempat utama. Akibatnya, petugas mengharuskan tim keamanan bekerja ekstra keras untuk mengamankan pintu masuk sekaligus memperketat akses bagi tamu undangan. Dengan demikian, setibanya di area venue, rombongan Presiden memilih memasuki lokasi muktamar melalui pintu sisi utara panggung utama.

Di sisi lain, sebagian undangan tetap memasuki lokasi acara melalui pintu utama. Di antaranya Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Sekretaris SC Muktamar ke-35 NU Prof M. Nuh, KH Said Aqil Siradj, KH Abdurrohman Al Kautsar (Gus Kautsar) bersama sang ayah, KH Nurul Huda Djazuli, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri; Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz; Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, KH Asep Saifuddin Chalim; Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjutak, hingga Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin.

BERSARUNG: Pengasuh Pondok Pesantren KH Asep Saifuddin Chalim naik becak listrik menuju lokasi pembukaan muktamar.
BERSARUNG: Pengasuh Pondok Pesantren KH Asep Saifuddin Chalim naik becak listrik menuju lokasi pembukaan muktamar.

Kiai Asep Naik Becak Listrik

Sedangkan KH Miftachul Akhyar bersama rombongan tampak diantar menggunakan golf cart, sementara KH Asep Saifuddin Chalim memilih menggunakan becak listrik dengan didampingi dua orang. ’’Semoga muktamar ini memberikan kemaslahatan kepada seluruh umat NU,’’ ujar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Setibanya di depan pintu masuk lokasi pembukaan muktamar, Kapolri turut disambut Gus Kautsar. Sebagai tokoh muda NU, Gus Kautsar meminta semua pihak agar momentum muktamar ini dapat dijadikan oleh semua pihak untuk menambah kebaikan dan kemaslahatan. ’’Harapannya, ziyadatul shalah wal islah (tambahan kebaikan dan kemaslahatan yang lebih utama),’’ ujar Gus Kautsar.

Harapan serupa diungkapkan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjutak. Selain menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas digelarnya muktamar di PPBU Tambakberas, ke depan, ia berharap NU semakin memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. ’’Mudah-mudahan semakin baik kontribusi NU untuk Indonesia,’’ terangnya.

KLESETAN: Rombongan PC Muslimat NU Pangandaran, Jawa Barat, mengikuti acara pembukaan muktamar di bawah photobooth berukuran besar.
KLESETAN: Rombongan PC Muslimat NU Pangandaran, Jawa Barat, mengikuti acara pembukaan muktamar di bawah photobooth berukuran besar.

Penggembira dari Nusantara

Kesempatan menghadiri Muktamar ke-35 NU bertema Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa, ini juga tidak disia-siakan warga Muslimat NU. Hal ini terlihat dari sebelum acara pembukaan berlangsung, ribuan jemaah Muslimat NU dari berbagai daerah sudah memadati jalan sepanjang lingkungan PPBU Tambakberas hingga pintu masuk area pembukaan.

Salah satunya disampaikan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pangandaran Hj Ebah Suwaebah Aslamiyah. Ia yang datang didampingi dua orang pengurus Muslimat terlihat klesetan di bawah photobooth muktamar berukuran besar. ’’Alhamdulillah, saya bahagia sekali bisa menghadiri acara muktamar. Insya Allah, mudah-mudahan memberikan keberkahan dan kemanfaatan, khususnya bagi Muslimat NU,” terangnya.

TENTANG SEJARAH: Dua pemuda menunjukkan dua buku yang dibagikan secara gratis kepada undangan dan muktamirin.
TENTANG SEJARAH: Dua pemuda menunjukkan dua buku yang dibagikan secara gratis kepada undangan dan muktamirin.

Di sisi lain, kendati akses memasuki tempat utama pembukaan harus menunjukkan undangan, namun ia bersama tiga bus rombongan dari Pangandaran, Jawa Barat, berharap tetap mendapat kesempatan duduk di kursi undangan muktamar. ’’Kami hanya penggembira saja. Karena setiap ada muktamar saya selalu hadir,’’ paparnya.

Prosesi pembukaan juga dimanfaatkan oleh berbagai pihak dengan berbagi buku gratis. Tampak dua orang pemuda membagikan dua paket buku gratis kepada muktamirin dan tamu undangan di pintu masuk lokasi pembukaan muktamar.

Salah satu yang dibagikan itu berjudul Terjemahan Al-Qanun Al-Asasi, ber-cover KH M. Hasyim Asyari. Sementara itu, di luar tenda utama acara pembukaan, panitia turut menyediakan dua unit videotron berukuran besar. Fasilitas tersebut sengaja dihadirkan agar para Nahdliyin dapat mengikuti rangkaian acara dengan khidmat dan tertib, meski di kawasan jalan raya. (ris/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
muktamar nu muktamar di jombang muktamar 35 nu pembukaan muktamar nu Presiden Prabowo