SEMENTARA itu, dapur umum yang disiapkan PCNU dan Tim Relawan Muktamar NU ini berperan untuk menyiapkan segala kebutuhan logistik bagi Nahdliyin asal bumi Majapahit yang dikerahkan ke lokasi muktamar. Pengerahan ini turut melibatkan 18 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU).
Pengerahan Nahdliyin itu tak lain demi untuk menyemarakkan muktamar sekaligus tergabung dalam relawan kebersihan. Di mana, target jumlah Nahdliyin yang dikerahkan nantinya diperkirakan mencapai 500 hingga 1.000 orang per hari.
’’Makanya, dapur umum ini akan difungsikan menyiapkan 1.000 porsi paket makanan per hari. Selanjutnya didistribusikan ke posko Tim Relawan Muktamar NU di Tambakberas,’’ tambah Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto Ibnu Qohar.
Namun, guna memudahkan penyediaan konsumsi dan distribusi, tim dapur umum berencana membagi penyediaan logistik dalam dua tahap. Tahap pertama dialokasikan sebanyak 500 bungkus untuk konsumsi makan siang.
Berikutnya, tahap dua 500 bungkus untuk jatah makan sore. ’’Sementara tugas membagikan kepada para jemaah akan di-handle oleh sahabat-sahabat dari PC Fatayat yang ada di sana,’’ tandasnya.
Sekadar diketahui, PCNU Kabupaten Mojokerto telah membentuk kepanitiaan Tim Relawan Muktamar NU. Tim relawan melibatkan jajaran PCNU, MWCNU, banom, lembaga, Pengurus Ranting (PR), hingga Pengurus Anak Ranting (PAR), ini dalam rangka khidmat menyemarakkan muktamar sekaligus sebagai relawan.
Khususnya relawan membantu divisi kebersihan bersama Tim Carbon Warriors, bentukan panitia lokal (panlok) dan Yayasan PPBU. ’’Niatnya cuma satu, berkhidmat untuk NU dan muktamar di PPBU Tambakberas, Jombang.
Sehingga segala potensi yang kita punya, kita kerahkan untuk sama-sama berkontribusi, termasuk nantinya sebagai relawan kebersihan,’’ tandas Ketua OC Tim Relawan Muktamar NU Khoirul Amin. (ris/fen)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto