Inisiatif Tim Relawan Fasilitasi Nahdliyin Bumi Majapahit Selama Muktamar NU
KABUPATEN – Nahdliyin asal bumi Majapahit yang akan menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang bakal mendapat fasilitas konsumsi. Menyusul, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto melalui Organizing Committee (OC) Tim Relawan Muktamar NU, berencana menyiapkan 1.000 porsi paket makanan dan minuman (mamin) per hari.
Di mana, dalam satu paket mamin tersebut sudah termasuk nasi, lauk pauk, minuman, hingga snack. ”Estimasi konsumsi yang akan kami siapkan untuk Nahdliyin dari Kabupaten Mojokerto sebanyak 1.000 paket per hari,” ungkap Ketua OC Tim Relawan Muktamar ke-35 NU Khoirul Amin, Senin (17/8).
Banyaknya jumlah paket mamin tersebut menindaklanjuti instruksi PCNU kepada 18 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) agar mengerahkan potensi kader dan Nahdliyin di setiap kecamatan. Tak lain agar hadir dan menyemarakkan muktamar sekaligus tergabung sebagai relawan kebersihan bersama tim Carbon Warriors, bentukan Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU.
”Dengan demikian, jika dalam satu hari kita siapkan 1.000 porsi, maka selama lima hari pelaksanaan muktamar akan tersedia 5.000 porsi paket makanan,” imbuh Wakil Bendahara PCNU Kabupaten Mojokerto, ini.
Ribuan paket mamin untuk meng-cover kebutuhan logistik Nahdliyin dari 18 kecamatan tersebut merupakan inisiatif PCNU bersama OC Tim Relawan Muktamar NU, MWCNU, banom, lembaga, dan kader. Setelah sebelumnya mereka meneguhkan diri turut berkontribusi aktif dalam muktamar sekaligus sebagai bentuk khidmat terhadap NU. ”Ini kita niatnya khidmat ke NU dan muktamar dengan memberikan kontribusi,” jelasnya.
Dari data sementara, bentuk kontribusi yang diakomodir melalui OC Tim Relawan Muktamar NU bentuknya cukup beragam. Di antaranya berupa beras, snack, kopi, gula, polo pendem, uang tunai, hingga suplai ikan lele. Sehingga dengan banyaknya bantuan ini, OC Tim Relawan Muktamar NU sepakat mengemasnya dalam bentuk paket mamin. ”Ada juga yang memberikan kontribusi 1.000 ikan lele, itu kan sebagai bentuk ghirah mereka terhadap NU dan muktamar,” terang Khoirul Amin.
Ia menambahkan, agar selama di lingkungan PPBU Tambakberas para Nahdliyin tidak berjalan sendiri-sendiri, OC Tim Relawan Muktamar NU lebih dulu melakukan pendataan dan pembagian jadwal kehadiran. Dengan harapan, memudahkan data jumlah kehadiran, identifikasi asal rombongan, hingga menyangkut alokasi kebutuhan konsumsi.
”Harapan kami, nanti kita kerahkan (Nahdliyin) sebanyak mungkin. Karenanya, agar di sana tidak kesulitan, kami akan mengakomodir jemaah dari Mojokerto,” tandas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto tersebut. (ris)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto