Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tambakberas dan Becak Listrik

M
Penulis: Moch. Chariris❯
Hakam Al Faqih, Alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Hakam Al Faqih, Alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Advertisement

 

Oleh: Hakam Al Faqih

Alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang 

Advertisement

DI tengah gempuran mobil Toyota Innova Reborn dan Alphard yang sangat masif, suasana lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang tetap konsisten dengan becak yang selalu berbaris rapi di perempatan, gang-gang kecil, bahkan di depan gerbang utama lingkungan  pondok pesantren. 

‎Penumpangnya pun beragam. Mulai dari kalangan santri, pejabat, bahkan tak jarang saya melihat beberapa alumni sepuh yang kini menjadi kiai top pun masih memanfaatkan alat transportasi becak tersebut.

Entah motif apa yang membuat beberapa pejabat bahkan kiai itu bersedia menurunkan standar sosialnya. Sehingga memilih memarkir mobil Toyota Innova Reborn miliknya dalam jarak yang lumayan jauh, kemudian menumpang becak untuk sekadar menelusuri asrama-asrama pesantren di lingkungan PPBU Tambakberas. 

Advertisement

‎Sekitar 15 tahun lalu, mula-mula becak di Tambakberas hanya becak kayuh yang dioperasikan dengan menggunakan tenaga manusia. Sehingga para tukang becak ini hampir tak pernah terusik dengan berita-berita bahan bakar minyak (BBM) naik atau tarif PLN yang semakin tinggi. Apalagi, sampai membuat susah tidur.

Hal itu, setidaknya dapat dibuktikan ketika aktivitas sekolah di lingkungan PPBU Tambakberas sedang berjalan. Sepi dari riwa-riwi para santri. Lalu lalang wali santri terjeda. Dan para tukang becak tertidur pulas di atas transportasi roda tiganya. 

Beberapa tukang becak legendaris yang terkenal di lingkungan PPBU Tambakberas di antaranya adalah almarhum Pak O. Sosok tukang becak yang ”ahli ngemong” pelanggan dan humoris, meskipun terkadang guyon (bercanda) dengan napas tersengal-sengal.

Namun, seiring berjalannya waktu, PPBU Tambakberas mengalami transformasi yang cukup signifikan. Meski demikian, tetap mempertahankan nilai-nilai historis yang telah ditanamkan sejak ratusan tahun lalu.

Advertisement
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto

Artikel Terkait

Alumni PPBU Tambakberas, Jombang Siapkan Armada Mobil Penjemputan Muktamirin

Alumni PPBU Tambakberas, Jombang Siapkan Armada Mobil Penjemputan Muktamirin

SEMANGAT dalam memberikan dukungan demi suksesnya Muktamar ke-35 NU di PPBU Tambakberas, Jombang juga datang dari Ikatan Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Cabang Mojokerto Raya. Selain logistik hasil swadaya, mereka bakal menye

Sambut Muktamar NU, YPPBU Tambakberas Jadwalkan Pemulangan Bagi Sebagian Santri

Sambut Muktamar NU, YPPBU Tambakberas Jadwalkan Pemulangan Bagi Sebagian Santri

Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas telah menjadwalkan pemulangan sebagian santri selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.

 Muktamar NU di Tambakberas Bakal Diwarnai Beragam Karya Kreatif Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

Muktamar NU di Tambakberas Bakal Diwarnai Beragam Karya Kreatif Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus mendatang, diprediksi tak sekadar berimbas terhadap sektor perhotelan dan hunian warga. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer