22 Rumah Sakit Islam Diterjunkan Kawal Kesehatan Muktamirin

Moch. Chariris • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 05:04 WIB
PROFESIONAL: Tenaga medis RSI Sakinah siap melayani pasien dengan konsep kehangatan keluarga.
PROFESIONAL: Tenaga medis RSI Sakinah siap melayani pasien dengan konsep kehangatan keluarga.

Muktamar ke-35 NU di PP Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang

KABUPATEN - Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27-31 Agustus 2026 mendatang dipastikan turut di-backup tim kesehatan. Tim medis dari 22 unit Rumah Sakit Islam (RSI) tergabung dalam Asosiasi Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (ARSINU) bakal diterjunkan membantu jalannya muktamar dari sisi kesehatan.

Dalam tugasnya, mereka bakal membaginya dalam puluhan tim medis yang di dalamnya terdapat satu unit ambulans, satu dokter, dan dua orang perawat. ’’Insya Allah dalam Muktamar NU nanti kami dari tim RSI akan mendelegasikan dokter dan tim medis dari 22 rumah sakit,’’ ungkap Ketua Pengurus Wilayah Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PW-LKNU) Jawa Timur dr Ahmad Lathifi, kemarin (5/8).

Puluhan RSI tersebut di antaranya RS NU Jombang, RS Sakinah Mojokerto, RS Hasyim Ashari Jombang, RS Siti Hajar, RS Unisma Malang, RS Unipdu Jombang, RS Lirboyo Kediri, RS Darus Syifa Surabaya, dan RS NU Pasuruan.

Lathifi menuturkan, keterlibatan ARSINU dalam pelaksanaan muktamar ini tak lain demi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi para muktamirin, sebutan peserta muktamar, yang diperkirakan mencapai 3.370 orang. Baik dari sisi pelayanan, pengobatan, perawatan, hingga langkah kedaruratan.

Direktur RSI Sakinah Mojokerto ini menegaskan, untuk mempermudah pelayanan kesehatan, LKNU telah membagi perawat, dokter, dan sopir ambulans dalam 22 tim. Di mana, setiap tim yang mewakili RSI masing-masing bakal dikerahkan ke kawasan Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang selama lima hari berlangsungnya muktamar. ’’Satu tim terdiri dari satu dokter, dua orang perawat, dan driver ambulans,’’ imbuhnya.

Sejauh ini, keterlibatan tim medis dari puluhan RSI tersebut sudah menjalin koordinasi dengan panitia lokal (panlok) muktamar maupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Baik terkait teknis, titik lokasi tim medis dalam memberikan pelayanan kesehatan, hingga penyediaan kebutuhan obat-obatan. ’’Penugasan tim medis akan bertugas sejak pembukaan muktamar pada Kamis, 27 Agustus mendatang. Dalam mempermudah tugas tim medis, kita sudah membagi jadwal dan penentuan titik pelayanan kesehatan,’’ paparnya.

Sesuai hasil rapat koordinasi (rakor) dengan panlok muktamar, para tim medis ini akan ditempatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jombang. Selain berada di zona utama lingkungan pesantren, dipilihnya madrasah tersebut karena lokasinya dinilai strategis dan mudah dijangkau muktamirin maupun Nahdliyin yang hadir selama muktamar. ’’Artinya, dalam sehari rata-rata ada empat rumah sakit yang standby menjalankan tugas kesehatan. Dan itu bergantian sampai nanti muktamar berakhir pada Senin, 31 Agustus,’’ pungkas Lathifi. (ris/fen)

 

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
muktamar nu muktamar ke 35 rumah sakit islam kesehatan muktamirin