Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dinas Perhubungan Jawa Timur: Bus Trans Jatim Segera Sentuh Wilayah Bakorwil Lain hingga Kediri Raya

Martda Vadetya • Jumat, 10 Juli 2026 | 02:30 WIB

 

TRANSPORTASI PUBLIK: Kepala Dishub Jatim Nyono (dua dari kanan) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (dua dari kiri) saat menjajal layanan bus Trans Jatim Luxury Class di Gresik. (dok Biro Adpim Setdaprov Jatim for JPRM)
TRANSPORTASI PUBLIK: Kepala Dishub Jatim Nyono (dua dari kanan) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (dua dari kiri) saat menjajal layanan bus Trans Jatim Luxury Class di Gresik. (dok Biro Adpim Setdaprov Jatim for JPRM)

 EKSPANSI layanan Trans Jatim tak hanya fokus pada wilayah aglomerasi metropolitan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila). Keberadaan moda transportasi bersubdisi di Malang Raya sejak tahun lalu menjadi langkah awal Pemprov Jatim dalam mengembangkan Trans Jatim di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) se-Jawa Timur. 

”Nanti setelah koridor Gerbangkertasusila selesai, baru kita ke Bakorwil lain. Nanti masing-masing satu koridor, baik Bojonegoro, Madiun, maupun Jember,” kata Kepala Dishub Jawa Timur Nyono. Menurutnya, jaringan transportasi terintegrasi di Gerbangkertasusila segera rampung. Sebab, dari 10 konsep koridor yang disiapkan dalam perencanaan, 7 di antaranya telah teralisasi sejak 2022 silam. 

Yakni koridor I Sidoarjo-Gresik, koridor II Mojokerto-Surabaya, koridor III Mojokerto-Gresik, koridor IV Gresik-Lamongan, koridor V Surabaya-Bangkalan, koridor VI Mojokerto-Sidoarjo, dan koridor VII Terminal Lamongan-Terminal Paciran. Sementara koridor I Malang Raya Terminal Hamid Rusdi-Terminal Batu terkategori pengembangan Trans Jatim di wilayah Bakorwil III Malang. ”Jadi di Gerbangkertasusila kurang tiga koridor lagi yang masuk waiting list,” ujarnya. 

Tiga koridor tersisa itu nantinya dimungkinkan untuk menyambung jaringan rute wilayah Mojokerto, Jombang, Gresik, dan Sidoarjo. Tak selesai di Bakorwil, lanjut Nyono, Dishub Jatim telah memetakan wilayah Kediri Raya untuk masuk jaringan layanan Trans Jatim. ”Setelah nanti Gerbangkertasusila dan Bakorwil selesai, baru kemudian Kediri Raya. Setelah itu, selesai sudah,” bebernya.

Nyono menegaskan, Pemprov Jatim berkomitmen menyediakan layanan Trans Jatim yang tidak hanya fokus di kawasan Gerbangkertasusila. Namun, menyeluruh dan menjangkau seluruh daerah ujung timur Jawa. Kehadiran Trans Jatim diharapkan dapat memberikan efek ganda sebagaimana visi awal. Yakni mulai dari menekan angka kecelakaan lalu lintas, mengurai kemacetan, hingga memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat. ”Karena ini sangat dirasakan manfaatnya. Termasuk untuk meningkatkan pendapatan warga,” tandas Nyono. (vad/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jawa pos radar mojokerto award 2026 #dinas perhubungan jawa timur #dishub provinsi jatim #bus Trans Jatim