Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang ke Riau, Komitmen Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Fendy Hermansyah • Kamis, 9 Juli 2026 | 17:35 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam misi dagang dengan Pemprov Riau di Pekanbaru. ANTARA/HO-Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam misi dagang dengan Pemprov Riau di Pekanbaru. ANTARA/HO-Pemprov Jatim

PEKANBARU - Misi Dagang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Riau membukukan komitmen transaksi sebesar Rp1,066 triliun yang jumlahnya meningkat tiga kali lipat dibanding tahun 2020 yang mencapai Rp 362,12 miliar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pekanbaru, Rabu, mengatakan Misi Dagang Jawa Timur–Riau merupakan pelaksanaan misi dagang kelima yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang tahun 2026.

Menurut dia, setiap pelaksanaan misi dagang selalu diarahkan untuk memperkuat kemitraan antardaerah melalui kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah, perangkat daerah, dunia usaha, hingga berbagai institusi pendukung.

"Untuk tahun 2026 ini merupakan misi dagang yang kelima. Yang selalu kami bangun adalah penguatan kemitraan antarprovinsi. Karena itu kami terus membawa semangat tumbuh bersama, maju bersama, berkembang bersama, dan sejahtera bersama," kata Khofifah. 

Ia mengatakan misi dagang menjadi instrumen strategis untuk mempertemukan potensi dan kebutuhan antarwilayah, memperluas jejaring usaha, memperkuat rantai pasok nasional, sekaligus membangun kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

"Misi dagang ini bukan sekadar forum pertemuan antara penjual dan pembeli. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ikhtiar untuk mempertemukan potensi dan kebutuhan kedua daerah, memperluas jejaring usaha, memperkuat rantai pasok antardaerah, serta membangun kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan," ujar dia.

Nilai komitmen transaksi sebesar Rp1,066 triliun tersebut terdiri atas penjualan Jawa Timur sebesar Rp704.881.400.000 dan pembelian dari Provinsi Riau sebesar Rp361.150.000.000.

Komoditas unggulan yang dipasarkan Jawa Timur meliputi olahan daging unggas dan sapi, susu, daging unggas, kambing/domba, day old chick (DOC), rokok, beras, cabe, bawang merah, bawang putih, pakan ikan, pakan udang, benur, pupuk, bibit sapi Madura, kopi green bean, fillet dori, bahan baku baja, sambal, bumbu dapur, aneka seafood, mesin vacum frying, sarden kaleng, gula merah dan teh curah.

Sementara itu, Jawa Timur memperoleh berbagai komoditas strategis dari Provinsi Riau, antara lain udang vaname, arang tempurung kelapa, kelapa jambul, pulp dan sirip teripang kering.

Sebagai penguatan sinergi yang berkelanjutan, Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Riau juga ditandai dengan penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara perangkat daerah serta organisasi dunia usaha dari kedua provinsi.

Ketua Umum Kamar Dagang Industri Riau Masuri menyambut baik Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jatim dengan Provinsi Riau sebagai upaya nyata menumbuhkan perekonomian di dua provinsi pada khususnya dan perekonomian nasional pada umumnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyampaikan bahwa Misi Dagang Jawa Timur–Riau menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah. Melalui Misi Dagang ini, dirinya optimistis hubungan ekonomi Jawa Timur dan Riau akan semakin erat.

"Tidak hanya melalui peningkatan nilai transaksi perdagangan, tetapi juga melalui perluasan jenis komoditas, bertambahnya pelaku usaha yang terlibat, terbukanya peluang investasi baru, serta terbangunnya kemitraan usaha yang berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua provinsi,” ujar dia.

Editor : Fendy Hermansyah
#misi dagang pemprov jatim #pemprov jatim #gubernur khofifah #gubernur jatim