Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gubernur Jatim Kejar Ekonomi Desa, Best Practice Jadi Mesin Lahirkan Desa Mandiri

Fendy Hermansyah • Rabu, 8 Juli 2026 | 18:53 WIB
Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Jawa Pos Radar Mojokerto di gedung Grahadi, Surabaya, Senin (6/7). (dok Biro Adpim Setdaprov Jatim for JPRM)
Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Jawa Pos Radar Mojokerto di gedung Grahadi, Surabaya, Senin (6/7). (dok Biro Adpim Setdaprov Jatim for JPRM)

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggeser fokus pembangunan desa menjadi penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Desa didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mempercepat lahirnya desa mandiri.

Arah kebijakan tersebut menjadi salah satu fokus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam memperkuat daya saing desa. Menurutnya, setiap desa memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda sehingga strategi pengembangannya tidak bisa disamaratakan.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui DPMD mendorong pengembangan potensi unggulan desa, mulai dari kopi, desa wisata, industri kreatif, hingga komoditas ekspor. Bersamaan dengan itu, kisah-kisah keberhasilan desa akan terus dipublikasikan agar menjadi inspirasi bagi desa lainnya.

’’Yang kita kejar sekarang adalah ekonomi desa. Desa-desa harus punya harapan. Kita punya banyak contoh keberhasilan yang bisa direplikasi. Tugas pemerintah adalah memperkuat, mendampingi, sekaligus mempublikasikan keberhasilan itu agar semakin banyak desa yang tumbuh mandiri,’’ ujar Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Jawa Pos Radar Mojokerto di gedung Grahadi, Surabaya, Senin (6/7).

Menurut Khofifah, publikasi best practice menjadi bagian penting dalam pembangunan desa. Ketika desa mengetahui keberhasilan desa lain, akan muncul optimisme sekaligus referensi nyata untuk mengembangkan potensi sesuai karakter wilayahnya.

Karena itu, DPMD Jawa Timur didorong tidak hanya menjadi pembina administrasi pemerintahan desa, tetapi juga menjadi motor penggerak pengembangan ekonomi desa melalui pendampingan, jejaring, hingga promosi.

Sejumlah desa di Jawa Timur telah membuktikan bahwa inovasi mampu mengubah wajah perekonomian desa. Desa Ketapanrame di Kabupaten Mojokerto, misalnya, berhasil mengembangkan sektor wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Di Kabupaten Gresik, Desa Sekapuk mampu membangun sumber-sumber pendapatan desa yang kemudian dikembalikan untuk kesejahteraan warga. Sementara desa-desa lain mengembangkan kopi, wisata alam, hingga produk ekspor yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Model-model seperti itulah yang ingin diperbanyak Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Harapannya, semakin banyak desa yang tidak hanya bergantung pada transfer anggaran pemerintah, tetapi mampu menciptakan mesin pertumbuhan ekonominya sendiri. (fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#succes story desa #ekonomi desa #desa mandiri #gubernur khofifah #gubernur jatim