Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

299 Desa di Mojokerto Berstatus Mandiri

Moch. Chariris • Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:38 WIB
M. Afif Zamroni, Staf Khusus Menteri Desa dan PDT saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Mojokerto, Jumat (12/6). (Sofan JPRM)
M. Afif Zamroni, Staf Khusus Menteri Desa dan PDT saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Mojokerto, Jumat (12/6). (Sofan JPRM)

KABUPATEN - Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menetapkan 299 desa di Kabupaten Mojokerto semua menyandang predikat sebagai Desa Mandiri. Ini setelah ratusan desa yang tersebar di 18 kecamatan tersebut dinilai telah memiliki akses pendidikan dan kesehatan yang baik, mampu memenuhi kebutuhan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara mandiri tanpa ketergantungan pihak eksternal. 

’’Alhamdulillah, salah satu kabupaten se-Indonesia yang 100 persen desanya mendapatkan peringkat Desa Mandiri adalah Mojokerto. Dan status Desa Mandiri ini berarti predikat paling tinggi,’’ ungkap Staf Khusus Menteri Desa dan PDT M. Afif Zamroni, saat bersilaturahmi ke kantor Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin (12/6). 

Atas status tersebut, terang pria yang karib disapa Gus Afif ini, menunjukkan 299 desa di Kabupaten Mojokerto telah memiliki kemandirian di berbagai bidang sesuai yang ditetapkan Kemendes dan PDT. Di antara indikatornya yakni memiliki ketersediaan akses pendidikan dan kesehatan, sektor UMKM dan pertanian berjalan produktif, sumber energi dan air dikelola secara mandiri, masyarakatnya menjalankan program literasi digital, serta mampu menjaga ekosistem dengan baik. ’’Artinya, desa-desa di Mojokerto ini dianggap mumpuni, mandiri, dan sudah bisa berjalan sendiri,’’ imbuh politisi PAN ini. 

Prestasi ini tentu dinilai cukup membanggakan bagi Pemkab Mojokerto, Pemprov Jatim, dan pemerintah pusat. Setidaknya hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 343 Tahun 2025 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa Tahun 2025. ’’Di mana dari jumlah 7.721 desa se-Jatim, disebutkan semua desa di Kabupaten Mojokerto resmi menyandang status yang sama, sebagai Desa Mandiri,’’ tambah Gus Afif. 

Sedangkan untuk predikat desa se-Jatim terbagi atas Desa Mandiri sebanyak 4.716, Desa Maju mencapai 2.439, Desa Berkembang 566 desa, serta predikat Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal nol. ’’Dengan ini, maka ke depan, program-progran berasal dari Kemendes PDT bagi Desa Mandiri tersebut akan menyasar pada dua hal. Yaitu, bidang pemberdayaan dan penguatan ekonomi, serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang keenam,’’ jelasnya. Asta Cita keenam tersebut, lanjut dia, tentunya dengan terus meningkatkan program pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi desa melalui program strategis.

Dengan harapan, penekanan pembangunan yang dimulai dari desa ini sekaligus bertujuan untuk percepatan pengentasan kemiskinan. Tak lain melalui dukungan program peningkatan akses infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di daerah pedesaan. ’’Sehingga bagaimana desa-desa Mandiri ini dapat menjadi teladan dan percontohan desa lain, agar lebih memberikan kesejahateraan pada masyarakat,’’ papar Gus Afif. 

Meski demikian, dia mengaku, sejauh ini masih banyak desa yang masih harus diperhatikan oleh pemerintah pusat dan daerah. Baik bagi desa yang menyandang status Desa Mandiri, Desa Maju, Desa Berkembang, Desa Tertinggal, maupun Desa Sangat Tertinggal. Terlebih, lanjut Gus Afif, sekitar 80 persen penduduk Indonesia tinggal di desa. Sehingga pengentasan angka kemiskinan di setiap daerah ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah, di samping meningkatkan pemerataan program perekonomian. ’’Itu yang menjadi tujuan utama pemerintahan sekarang. Bagaimana mengentaskan kemiskinan di desa, terutama untuk Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal, dan bagaiamana pemerataan ekonomi di desa-desa berstatus Maju dan Berkembang,’’ tandasnya. (ris/fen)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#seluruh desa #status desa mandiri #rubrik desakita #desa mandiri #desa mojokerto