Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cara Mudah Mengatasi Gejala Insomnia atau Susah Tidur Akibat Pola Hidup Tak Teratur

Moch. Chariris • Kamis, 14 Maret 2024 | 03:34 WIB
SUSAH TIDUR: Insomnia adalah kondisi dimana seseorang merasa kesulitan dalam beristirahat atau butuh waktu yang sangat lama untuk  bisa beristirahat.(foto:Jawa Pos)
SUSAH TIDUR: Insomnia adalah kondisi dimana seseorang merasa kesulitan dalam beristirahat atau butuh waktu yang sangat lama untuk bisa beristirahat.(foto:Jawa Pos)

RADARMOJOKERTO - Pola hidup yang berubah dapat dirasakan setiap muslim ketika melaksankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Mulai dari pola makan hingga pola tidur.

Bagi beberapa orang, kondisi tersebut akan sangat memengaruhi kebiasaan hidup mereka.

Salah satunya mengalami insomnia.

Insomnia adalah kondisi di mana seseorang merasa kesulitan tidur atau butuh waktu yang sangat lama untuk bisa beristirahat.

Maka dari itu, penting bagi penderita insomnia agar dapat mengetahui tips atau langkah yang dapat dilakukan untuk memperbaiki waktu tidurnya.

Hal ini dilakukan agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu, dan ibadah puasa dapat berjalan dengan lancar.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh penderita insomnia selama bulan Ramadan, disunting dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

1. Aktivitas Fisik

OLAHRAGA: Olahraga ringan harus tetap dilakukan untuk menjaga imun saat melakukan ibadah puasa.(foto: Jawa Pos Radar Mojokerto)
OLAHRAGA: Olahraga ringan harus tetap dilakukan untuk menjaga imun saat melakukan ibadah puasa.(foto: Jawa Pos Radar Mojokerto)

Setiap bulan Ramadan umat muslim diwajibkan melakukan ibadah puasa.

Namun, aktivitas fisik, seperti olahraga ringan harus tetap dilakukan.

Hal tersebut berguna untuk menjaga imun dan kekebalan tubuh agar terhindar dari segala jenis penyakit yang dapat menganggu ibadah puasa.

2. Membuat Jadwal Tidur

TERATUR: Maka dari itu dibutuhhkan Jadwal tidur agar kita bisa mengontrol pola tidur kita yang baik dan sehat. .(foto: JawaPos)
TERATUR: Maka dari itu dibutuhhkan Jadwal tidur agar kita bisa mengontrol pola tidur kita yang baik dan sehat. .(foto: JawaPos)

Saat berpuasa, pada siang atau sore hari kerap merasakan capek, penat, hingga kantuk.

Untuk menghindari hal tersebut, dibutuhhkan penataan dan pembiasaan jadwal tidur.

Agar kita dapat membentuk pola tidur yang baik dan sehat.

Tak lupa juga untuk mengurangi waktu tidur pada siang hari, agar mendapat istirahat yang cukup pada malam hari.

3. Membuat Suasana Tidur Senyaman Mungkin

SUASANA TIDUR NYAMAN: Lingkungan kamar menjadi tempat yang sehat, bersih dan layak adalah kenyamanan bagi tubuh dan jiwa untuk istirahat. .(foto: Jawa Pos)
SUASANA TIDUR NYAMAN: Lingkungan kamar menjadi tempat yang sehat, bersih dan layak adalah kenyamanan bagi tubuh dan jiwa untuk istirahat. .(foto: Jawa Pos)

Suasana tidur yang nyaman dapat membuat tubuh serta jiwa kita akan terasa rileks.

Buatlah segala macam bentuk suasana nyaman untuk beristirahat agar tubuh dan otak merasa santai setelah melakukan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Ratusan Turis Asing Nikmati Wisata Sejarah Majapahit di Mojokerto

Buat lingkungan kamar menjadi tempat yang sehat, bersih dan layak untuk dijadikan tempat istirahat.

4. Menghindari Mengonsumsi Makanan Berlebih saat Berbuka

POLA MAKAN : Hindari mengkonsusmsi kafein dan soda pada malam hari yang mengakibatkan terjadinya kesulitan tidur hingga mengalami insomnia. (foto: Jawa Pos)
POLA MAKAN : Hindari mengkonsusmsi kafein dan soda pada malam hari yang mengakibatkan terjadinya kesulitan tidur hingga mengalami insomnia. (foto: Jawa Pos)

Menahan lapar saat imsak hingga maghrib merupakan ibadah puasa yang harus dilakukan saat bulan Ramadan tiba.

Namun, pada saat matahari terbenam dan dikumandangkannya azan, umat muslim diperbolehkan menyantap kudapan berbuka puasa.

Hindari mengonsusmsi makanan berlebih.

Seperti kafein dan soda yang mengakibatkan sulit tidur. 

Kunci dari terbentuknya semangat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan ialah kondisi fisik yang sehat.

Sehingga dengan menerapkan langkah-langkah mencegah insomnia diatas, diharapkan mampu membuat pola tidur kembali membaik selama  bulan Ramadan.

Menerapkan perilaku hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat, apabila mengalami gejala penyakit akibat gangguan tidur.

Agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. (penyunting: satria putra)

 

 

Editor : Moch. Chariris
#Insomania #hidup teratur #susah tidur